YLKI Pinta Saksi Agen dan Pangkalan Nakal


Foto : Ist For Pagaralam Pos
RATUSAN : Tampak ratusan tabung gas elpiji bersubsidi disebuah agen di Lahat, Selasa (25/8).

PAGARALAM POS, Lahat – Region Manager Communication Relations dan CSR Sumbangsel, Dewi Sri Utami menegaskan, jika dalam pendistribusin LPG tersadapat kendala atau adanya dugaan oknum nakal. Warga atau lembaga bisa segara melaporkannya ke Region Manager Comrel dan CSR Pertamina Sumbagsel. “Pihaknya sangat terbuka jika ada pelaporan dari masyarakat atau lembaga, atas pemantauan pendistribusian LPG di lapangan,” tegasnya, Selasa (25/8).
Dewi juga mengatakan, hasil temuan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi perusahaan, untuk meningkatkan pengawasan agen dan pangkalan. “Jika terbukti nakal, Pertamina akan memberikan sanksi dari teguran sampai dengan PHU, sebagaimana diatur dalam kontrak kemitraan,” katanya.

Sementara, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya, Sanderson Syafe’i, ST. SH membeberkan, jika memang pertamina akan bertindak tegas. Setidaknya ada dua Agen dan 10 pangkalan, yang direkomendasi diberi sanksi berupa Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Karena tidak taat aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“2 Agen, 10 Pangkalan yang kita rekomendasikan diberikan sanksi. Karena masih menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji bersubsidi, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat,” bebernya.

Sanderson menuturkan, tindakan tegas yang diberikan ke 2 agen dan 10 pangkalan itu, bisa jadi contoh bagi agen dan pangkalan lainnya. Sehingga tidak ada lagi oknum yang menyalahgunakan program pemerintah ini. “Jadi gas elpiji bersubsidi itu benar bisa sampai ke sekitar 50% masyarakat miskin, rentan miskin, dengan harga tidak melibihi HET,” tuturnya. (her18)

Previous Syarif - Surian Kukuhkan Tim Pemenangan
Next Kapolda Resmikan Pembangunan Masjid Jendral Mohamad Hasan