Wako: ‘Sebegok-begoknya’ Usaha, Harus Ada Laporan Keuangan


Foto: Madhon/Pagaralam Pos
TINJAU ARPA: Walikota Pagaralam Alpian Maskoni beserta Satker melakukan kunjungan ke Pabrik ARPA di Kelurahan Bumi Agung.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Inventarisir aset perusahaan Air Pagaralam (Arpa), menjadi salahsatu poin perhatian serius Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH, dalam menjalankan program 100 hari kerjanya.




“Saya lebih mengambil langkah inventarisir aset Arpa, kebetulan sekarang kepengurusan Arpa mengundurkan diri. Walaupun pengunduran dirinya belum disetujui, karena kita ingin minta laporan pertanggungjawaban,” terang Alpian.




Kalau laporan pertanggungjawaban selesai, sebut Alpian, barulah akan diadakan lagi hitung-hitungan ekonomis, apakah masih menguntungkan atau tidak. “Kalau menguntungkan setelah evaluasi, maka akan kita lanjutkan, tapi bila hasil keputusan evaluasi itu, tidak memungkinkan lagi menguntungkan, perusahaan akan divailidkan, karena Arpa masih punya hutang,” ujarnya.




Laporan keuangan, biaya produksi dan hasil penjualan, diakui Alpian, semua harus balance atau istilahnya balek pokok. “Jadi begini bila saya buka warung sederhana, Januari sudah mulai dengan modal Rp1 juta, dari modal itu saya belanjakan keperluan warung, bulan 12 atau Desember saya tutup buku, pada saat tutup buku inilah, modal saya itu bagaimana ? Apakah menjadi Rp1,2 juta atau Rp800, kalau Rp1,2 juta saya untung begitu pun sebaliknya,” ujar Alpian.




Dari perumpamaan tersebut, kata Alpian, kira-kira bila Pemkot ingin minta data satu tahun saja di tahun 2017, dengan kapasitas produksi kurang lebih 15.000 ribu cup per bulan maupun hasil penjualan. “Setiap perusahaan sebegok-begoknya usaha, harus ada laporan keuangan, pelaksanaan inventarisir aset perusahaan Arpa, tidak bisa dilaksanakan secara cepat, akan tetapi masih harus dipelajari lebih lanjut,” pungkasnya. (09)

Previous Dituding Bikin Resah, Pasangan Muda-Mudi Diamankan Polisi
Next Peduli Lombok, D-Team & Dadaong Sidodadi Galang Dana