Upayakan Masuk Kepesertaan JKN KIS


Foto: Ist/Pagaralam Pos
BANTUAN: Secara simbolis Walikota Pagaralam Alpian Maskoni menyerahkan bantuan kursi roda, kepada perwakilan penyandang disabilitas Pagaralam.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pagaralam terus berupaya untuk mengajukan usulan, agar kiranya masyarakat berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas di Pagaralam, terutama yang belum mendapatkan bantuan.

Kepala Dinsos Kota Pagaralam Herawadi SSos melalui Kabid Resos Buraqqo Bangun SP MM mengatakan, bahwa belum lama ini Dinsos Kota Pagaralam, terlah menyalurkan bantuan berupa lima unit kursi roda, satu unit tongkat putih, empat unit alat bantu dengar dan 18 paket sembako. “Masyarakat yang mendapatkan bantuan, adalah mereka yang berkebutuhan khusus, baik secara fisik maupun ekonomi,” terangnya.

Ditambahkan Bang Koko, masyarakat berkebutuhan khusus mendapatkan bantuan ini, bukan saja dari fisiknya namun ekonominya juga berada di bawah garis kemiskinan. “Inshaa allah kedepan kita akan usulkan kembali, sebab ada beberapa masyarakat berkebutuhan khusus yang belum dapat. Sebenarnya, kuota ada 70 berhubung data itu dari Provinsi mintanya cepat, sehingga kita keterbatasan waktu,” sebutnya.

Menurut Bang Koko, bantuan yang diberikan kepada masyarakat berkebutuhan khusus itu, merupakan usulan dari Pemkot Pagaralam ke Dinsos Pemprov Sumsel. “Kedepan inshaa allah juga bakal ada bantuan lainnya. Dan ini akan kita upayakan terus untuk membantu masyarakat, baik yang berkebutuhan dari sisi ekonomi maupun berkebutuhan khusus, yang belum masuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan kita usulkan untuk masuk DTKS,” imbuhnya.

Sejauh ini, untuk DTKS itu sendiri, sebut Bang Koko, jumlah yang terpantau ada 35 masyarakat berkebutuhan khusus yang berhasil di data, sedangkan yang belum terdata secara validitas masih dalam proses.

“Kalau pun ada penambahan DTKS masyarakat berkebutuhan khusus. Angkanya, paling tidak berada di bawah 100, baik itu untuk kategori cacat karena kecelakaan maupun kategori bawaan lahir, sejauh memang ekonominya berada di bawah garis kemiskinan,” ungkapnya.

Untuk rekruitmennya sambung Bang Koko, akan dibantu melalui Jaringan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) berobat gratis. “Disamping mereka diberikan alat-alat bantu, mereka juga sudah menjadi kepesertaan JKN KIS, kedepan kita juga upayakan buat penyandang disabilitas, untuk masuk semua JKN KIS yang berada di bawah garis kemiskinan, masyarakat juga silakan datang ke Dinsos, untuk berkoordinasi apabila ada masyarakat yang kemungkinan besar belum terdata,” pungkasnya. (Cg09)

Previous Tiga PJU Polres Pagaralam Sertijab
Next Edukasi, Baksos Hingga Bagi Masker