Tim Cyber Crime Mabes Polri Bekuk Penjaga Warnet


PAGARALAM POS, Lahat – Harison (22) alias Chmod755, penjaga warnet Delta di Jalan Mayor Ruslan III, Kelurahan Pasar Lama, Kota Lahat, sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa (7/1), diamankan Tim Cyber Crime Mabes Polri. Ia diduga melakukan kejahatan dunia maya, yakni membobol Website DKPP.go.id.

Penangkapan terhadap warga Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, di warnet tempat ia bekerja berlangsung cepat dan tidak diketahui warga setempat.

Kapolres Lahat AKBP Budi Suryanto, melalui Kasatreskrim AKP Hidayat Amin membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, Harison kini telah dibawa ke Mabes Polri dan akan menjalani pemeriksaan disana. Tim Cyber Crime Mabes Polri yang dipimpin oleh AKBP Jeffry, bersama anggota Satreskrim Polres Lahat melakukan penangkapan terhadap tersangka. “Bersama tersangka disita barang bukti satu unit CPU komputer merk Forte, Hand Phone merk Tiger warna putih, satu unit SIM Card Telkomsel dan satu SIM Card Indosat,” beber Hidayat, kemarin.

Sebelumnya, tim Cyber Crime Mabes Polri telah melakukan pengintaian terlebih dahulu terhadap tersangka. Dari penelusuran tim Mabes Polri, akhirnya berhasil menemukan pelaku yang menggunakan inisial di dunia maya dengan nama Chmod755 yang berlokasi di Kota Lahat. “Setelah mendapat informasi dari Tim Cyber Crime Mabes Polri, kita langsung mengintai tersangka, yang ternyata bekerja sebagai penjaga warnet di Kota Lahat,” ungkapnya.

Harison alias Chmod755 diketahui telah meretas website DKPP pada 27 Desember lalu, dengan cara mengubah tampilan situs. “Tersangka saat ini masih diperiksa di Mabes Polri,” kata Hidayat.

Sementara itu pemilik Warnet Delta Panyahuti Matondang (43), mengaku sangat terkejut dengan kemampuan salahsatu karyawannya tersebut. Menurut dia, Harison bahkan sempat tidak lulus saat sekolah di SMK Negeri 1 Lembah Melintang di Sumatera Barat, tahun 2010 lalu. “Dia lalu mendapat ijazah paket C tahun 2012. Kemudian, awal tahun ini dia mulai bekerja dengan saya menjaga warnet di Lahat,” ungkap Panyahuti.

Menurutnya, Harison tidak menunjukkan keanehan selama dia bekerja. Namun ia tidak menampik jika Harison sering begadang hingga pagi hari di depan komputer. “Dia orangnya pendiam. Setiap hari dia kebagian jaga warnet dari jam 4 sampai jam 10 malam. Setau kami dia memang sering begadang maen komputer setiap malam,” ungkapnya.

Panyahuti menduga, Harison belajar internet secara otodidak. Sebab ia tidak pernah belajar komputer secara akademis, selain sewaktu dia bersekolah di jurusan elektronika di SMK. “Saya sangat terkejut, ketika ditelpon kalau polisi telah berada di warnet untuk memberikan surat penangkapan Harison. Kami tidak tahu sama sekali tentang kegiatan dia di depan komputer,” kilahnya. (irw/jpnn/CE-V)

Previous 6 Perwira Polres Pagaralam Sertijab
Next Pungli di SKPD Marak