Terkenal Hingga ke Malaysia, Pusat Studi Banding Pengusaha Sampai Kades


Foto: Madhon/Pagaralam Pos
PUSAT KAJIAN: Lurah Nendagung Mauludin beserta warga Gang Reformasi, cat paving blok jalan dengan corak warna-warni. Dan daerah ini pun menjadi pusat kajian Kades.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Kampung Selfi begitulah masyarakat Kota Pagaralam menyebut, untuk julukan daerah pemukiman warga di RT 10 RW 20 Gang Reformasi Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan.




Nyatanya, mengulik keterangan dari si empuh pimpinan wilayah, keberadaan Kampung Selfi ini tidak hanya dikenal masyarakat Pagaralam dan kabupaten/kota tetangga saja, tapi saat ini juga sudah terkenal luas hingga ke Negara serumpun Malaysia.




Ketenaran akan Kampung Selfi pun berimbas positif. Diam-diam sudah banyak kalangan pengusaha luar Kota Pagaralam hingga para Kepala Desa (Kades) dari kabupaten tetangga mulai melirik, ingin belajar banyak akan penataan pemukiman dulunya kumuh, kini berubah menjadi kampung bersih.




Caranya, melakukan studi banding kesini. “Kita akui dengan perkembangan teknologi yang sudah begitu pesat, membuat warga tentu bisa dengan mudah menyampaikan beragam informasi, termasuk juga soal keberadaan Kampung Selfi ini,” sebut Ketua RW 10 Gang Reformasi Wiliansyah.




Kemajuan teknologi jugalah, ujar Wili, menjadikan Kampung Selfi di daerah Nendagung, lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas. “Terkadang kan begitu sudah ambil momen foto-foto, kebanyakan langsung upload ke Media Sosial (Medsos). Dan ini yang mengundang banyak perhatian masyarakat, begitu juga bagi saudara kita berada di Negara perantauan Malaysia, turut bertanya dimana keberadaan Kampung Selfi itu,” ungkapnya.




Tak berhenti sampai di situ saja, tambah Wili, banyak pula pengusaha luar Pagaralam, termasuk para Kades kabupaten tetangga secara khusus datang kesini untuk menanyakan, bagaimana caranya bisa menata dan menghilangkan kesan pemukiman kumuh tersebut, dengan sumber pendanaan yang minim.




“Banyak juga pengusaha yang datang dari luar Kota Pagaralam, datang jauh-jauh kesini menanyakan kok bisa rumah ‘Buruk’ tapi jalannya bagus, begitu pula pertanyaan dilontarkan Kades bagaimanya caranya itu ? Lalu kita pun memberikan penjelasan dan berbagi ilmu, syukur alhamdulilah mungkin ini sudah menjadi kehendak Allah SWT, kepada hamba-Nya yang mau mengubah nasib, dengan selalu tak kenal henti terus berusaha,” tandasnya. (09)

Previous Luar Biasa...!!! Dulu Kampung Kumuh, Kini Jadi Kampung Selfi
Next Efek Domino Program KOTAKU, Warga Berangsur Percantik Rumah