Survei dan Hitung Ulang Pembebasan Lahan


PAGARALAM POS, Pagaralam – Pembangunan Daerah Irigasi Lematang (DI) yang berlokasi di Semidang Alas, kecamatan Dempo Tengah terus dilakukan persiapan guna mempercepat pembangunannya. Setelah dilakukan pembukaan akses ke lokasi bendung di Aliran Sungai Lematang, melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP)
Kota Pagaralam segera merealisasikan penyelesaian pembebasan lahan di sepanjang saluran irigasi.




Kadis PRKPP Kota Pagaralam, A Parliansyah ST MM, melalui Kabid Pertanahan, Fitra mengatakan, adapun luasan saluran irigasi Lematang yang akan dibebaskan terkena dampak pembangunan sepanjang sekitar 29 km atau sekitar 26 hektar. “Di tahun ini, mengimgat keterbatasan anggaran akan diselesasikan secara bertahap. Tajap awalnya akan diselesaikan segera sekitar 6 hektar atau sepanjang 9 km,” katanya.




Untuk mengakuratkan ganti rugi lahan ini, akan dilakukan survei ulang di lapangan. Baik dari dinas dan BPN. Termasuk dengan tim apresial, tim independen melakukan penilaian besarnya nilai ganti rugi lahan yang terkena dampak pembangunan saluran irigasi Lematang.




Tidak mudah menyelesaikan pembebasan lahan ini, dan mengikuti prosedur, dan adanya delegasi dari pihak provinsi, dalam hal ini Gubernur dan Kanwil BPN Sumsel. Karena menyangkut luasan lahan yang bakal diganti rugi lebih dari lima hektar.




Lanjut Fitra, adapun pembangunan Irigasi Lematang ini menyangkut manfaat untuk kepentingan masyarakat, terutama para petani. Karena terealisasinya dengan kata lain telah difungsikan, maka mampu mendongkrak produksi sektor pertanian di Kota Pagaralam.




“Oleh karenanya perlu dukungan masyarakat, terkait manfaatnya dikemudian hari dan masyarakat yang menikmati,” katanya seraya mengatakan, penyelesaian ganti rugi lahan untuk tahap awalnya dalam waktu dekat segera diselesaikan kepada yang bersangkutan yang mana lengkapnya dokumen atas penilaian dari pihak BPN Pagaralam. (06/CE-V)

Previous Parpol Wajib Laporkan Pertanggungjawaban Keuangan
Next Anjing Gila Resahkan Warga