Produksi Kopi Turun


PAGARALAM POS, Pagaralam – Kemarau panjang berdampak serius bagi masyarakat. Dimana, hasil pertanian dan perkebunan mengalami penurunan.

Pantauan di lapangan menyebutkan, saat ini banyak tanaman kopi yang layu. Bakal buah kering karena terlalu panas. Bisa dipastikan hasil musim mendatang tidak ada. Belum lagi ladang yang tidak bisa digarap, karena tidak ada sumber air.

Diungkapkan Nanto (36), salahsatu petani kopi di kawasan Nanding, Dempo Selatan mengatakan, akibat kemarau membuat batang kopi dan bakal buah kering. “Kami pasrah dengan kondisi cuaca yang sangat panas. Kopi musim depan tidak akan panen, lantaran bakal buah juga kering karena terlalu panas,” ungkapnya.

Kondisi ini katanya, pada tahun 2016 banyak masyarakat akan mengalami paceklik. Hal ini lantaran petani kopi tidak ada harapan untuk menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kota Pagaralam, Ir M Syarbani, melalui Kabid Sarana dan Produksi, Rudianto SP, musim kemarau saat ini tidak menutup kemungkinan berpotensi mempengaruhi produksi tanaman kopi.

Sebelumnya dikatakan Kabid Kelembagaan dan Hasil Produksi Perkebunan, Sudrajat SP, akibat kondisi cuaca, panen tahun ini tidak banyak seperti tahun sebelumnya. “Pendataan rutin triwulan pertama tahun ini produksi hanya tembus sekitar 339,6 ton (339.651,9 kg, red),” ujar Sudrajat seraya menambahkan, produksi kopi 2014 mencapai sekitar 7.465,5 ton yang dipanen di lahan seluas 7.576 hektar tanaman menghasilkan. (06/CE-V)

 

Previous Sulit Tertibkan Anjal dan Gepeng
Next Desak Percepat Pembangunan Fisik