PNS Pagaralam Malas Masuk Kantor


PAGARALAM POS, Pagaralam – Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Pagaralam agaknya patut dipertanyakan, soalnya banyak ditemukan oknum PNS yang malas masuk kantor di saat jam kerja. Terungkapnya hal ini saat Sekretaris Daerah (sekda) Kota Pagaralam Drs. H. Saprudin Msi, didampingi Kepala Badan Kepegawaian Imam Pasli SSTP, Msi dan sejumlah pejabat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Dinas, Badan dan Kantor yang ada. sabtu (11/1) Sekretaris Daerah (sekda) Kota Pagaralam Drs. H. Saprudin Msi di sela-sela sidak mengatakan, sangat menyayangkan dan menyesalkan adanya temuan banyaknya oknum PNS di sejumlah Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang malas masuk kantor di saat jam kerja. ”Ini preseden (contoh, red) buruk yang ditunjukkan sejumlah PNS yang malas masuk kantor ini,” katanya. Menurutnya, Pemkot Pagaralam tidak akan mentolerir PNS yang tidak disiplin dan tidak melaksanakan tugas-tugasnya, sebab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, PNS memang dituntut dan wajib memberikan pelayanan yang prima serta profesional kepada masyarakat. “Bagaimana pelayaan yang prima dan profesional dapat diwujudkan jika PNS yang ada justru malas masuk kantor dan tidak melaksanakan tugas-tugasnya secara baik sesuai dengan tupoksi masing-masing,” paparnya. Dari hasil pemeriksaan daftar kehadiran (Absensi) pegawai di sejumlah SKPD, ditemukan PNS yang tidak masuk kerja tampa keterangan, seperti di Kantor Sekretarait DPRD ditemukan 10 orang, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) ada sekitar 14 orang PNS, Badan Lingkungan Hidup sebanyak 12 orang, Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil (dukcapil) sebanyak 1 orang, Dinas Kebersihan dan Pertamanan sebanyak 8 orang, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM dan Pengelolahan Pasar sebanyak 4 orang serta di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebanyak 6 orang. ”Para PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan ini akan dilakukan pemanggilan dan juga akan langsung diberikan sanksi berupa teguran keras,” ungkapnya seraya mengatakan, senin besok (hari in, red) mereka yang tanpa keterangan ini akan diapelkan di Lapangan Pemkot Pagaralam. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tambah kepala BKD Imam Pasli, sanksi dapat diberikan sesuai dengan kesalahan masing-masing PNS yang ada, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, pemotongan gaji dan juga pemberhentian dari PNS. ”PNS itu adalah abdi Negara dan pelayan masyarakat, untuk itu PNS yang ada harus benar-benar dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya secara baik dan profesional,” pungkasnya. (08/CE-V)

Previous zodiak minggu ini
Next Siapkan 200 Ribu Ekor Bibit Ikan