Pilkades Rawan Ajang Judi


PAGARALAM POS, Empat Lawang – Tinggal menghitung mingguan, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) segera dihelat di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Namun dilain sisi, momentum Pilkades dimanfaatkan oleh oknum warga sebagai ajang taruhan (judi, red). Hal ini bukan rahasia umum lagi dikalangan masyarakat. “Mereka (oknum warga, red) menaruhkan pasangan calon (paslon) kades. Ini bukan hal tabu lagi di masyarakat,” ungkap salah satu narasumber yang tak ingin namanya ditulis.

Bahkan, kata Dia, uang nominal taruhan cukup fantastis, transaksinya bisa mencapai  puluhan hingga ratusan juta. “Karena sistemnya berkelompok. Setiap individu yang menjagokan salah satu paslon nantinya digabung. Kalau menang, uang petaruh yang kalah diberikan ke yang menang,” bebernya.

Kepala BPMD Kabupaten Empat Lawang, Alhumaidi Saman, mengakui, memang benar judi sudah merambah sampai ke pemilihan kades,  para penjudi bertaruh calon nomor berapa yang menang, ini sangat meresahkan.

“Karena hal ini juga sangat mempengaruhi para pemilih, yang tadinya memilih berdasarkan pertimbangan ketokohan, kematangan ataupun kepemimpinan calon kades,  bergeser pilihanya berdasarkan taruhan, menang kalah taruhan yang dilakukan oleh keluarga, pengikut ataupun ruguk(kelompok masyarakat atas ikatan keluarga). Orang yang bertaruh akan mengajak kawan, keluarganya memilih calon yang dijagokannya, dan taruhan ini juga salah satu pemicu terjadinya keributan, pertikaian pasca pilkades, karena kalah taruhan,” kata Alhumaidi.

Mantan Kadispora Empat Lawang ini berujar, taruhan pada pelaksanaan pilkades ini sudah lama terjadi. “Memang sudah lama terjadi, ada beberapa kecamatan yang sudah banyak orang luar tahu pilkades jadi ajang taruhan,” sebutnya

Sementara, Ketua MUI Kabupaten Empat Lawang, M Toha, menuturkan, judi meski dikemas dalam bentuk apa pun hukumnya haram. “Mau bagaimanapun dikemas, sudah jelas dalam hukum Islam judi itu haram,” ujar dia seraya mengatakan pesta demokrasi ini jangan dimanfaatkan kepada hal-hal yang mengandung kemudhoratan.

Terpisah, Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro Sik MM, menyebut, pihaknya tidak segan-segan menindak jika memang terbukti oknum warga melakukan perjudian.  “Kalau terbukti kita tindak!. Yang jelas  kita akan turun ke lapangan untuk memberikan imbauan ke masyarakat agar pilkades ini bisa berjalan aman dan tidak dimanfaatkan sebagai ajang mengadu nasib,” pungkasnya.(07)

#baca berita selengkapnya….terbit 27 Oktober 2016#

Previous Peran Masyarakat Penting Jaga Kamtibmas
Next Sabet Juara II Lomba Baca Puisi