Pilih Mogok Ketimbang Terus Dirampok


PAGARALAM POS, Pagaralam – Keresahan para agen dan sopir truk pengangkut sayuran di Pagaralam mencapai puncaknya. Mereka sudah tak tahan lagi terus dipalak dan dirampok oleh preman-preman di dua jalan Kota Prabumulih. Puncaknya para agen dan sopir truk pengangkut sayuran melakukan aksi mogok di dekat Terminal Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan. Mereka memilih mogok mengangkut sayuran.

Untuk diketahui, pemalakan disertai perampokan yang dialami para sopir terjadi di dua jalan, yakni Jalan Jendral Sudirman atau biasa disebut jalan tengah dan di jalan lingkar timur. Adapun tujuan para sopir truk sayuran ini adalah Pasar Induk Jakabaring. “Ini merupakan puncak kejenuhan kami para agen dan sopir. Setiap hari selalu dipalak dan dirampok di jalan kota Prabumulih,” ucap Medi, salahseorang agen sayuran.

Menurut dia, aksi para preman di Kota Prabumulih sudah terjadi sejak 6 bulan. Tapi sampai saat ini aksi para preman itu bukannya berkurang. Kendati sudah sering dilaporkan ke pihak berwenang, kata dia, para preman tetap beraksi. “Belum lama ini saja masih ada sopir kita yang dipalak dan dirampok,” ungkapnya resah.

Truk –truk tersebut memang berangkat dari Pagaralam menuju Pasar Induk Jakabaring Palembang dimulai pada pukul 15.00 WIB dan diperkirakan tiba di Pasar Jakabaring malam harinya. Saat kembali lagi ke Pagaralam, muatan truk sudah berbeda. Lagi-lagi saat tiba di Prabumulih, pemalakan kembali dialami para sopir.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Pagaralam, M Fadli SE menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan DPRD Sumsel untuk mendesak Pemerintah Daerah untuk mencari jalan keluar yang terbaik. “Persoalannya ini berada di kota Prabumulih. Jadi kita perlu bersinergi dan berkoordinasi dengan DPRD Sumsel. Sebab, DPRD Sumsel cakupan wilayah kerjanya luas,” terang Fadli.

Dihubungi terpisah, Ketua Organisasi Gabungan Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kota Pagaralam, Haidir Murni menyatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. “Kita akan berupaya berkomunikasi dengan Organda Provinsi Sumsel. Supaya bisa melakukan langkah-langkah selanjutnya,” jawab Haidir. (11/CE-V)

 

Previous Minyak Truk Sampah Dikurangi
Next Harus Peka Potensi Gangguan Kamtib di Lingkungan Sekitar