Pemilukada Pagaralam Digelar Juni 2018


PAGARALAM POS, Pagaralam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam memastikan, Pemilukada Pagaralam tetap digelar pada Juni 2018 mendatang. Itu berdasarkan jadwal Pemilukada yang tertera di KPU RI.

Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi SE MSi menuturkan, KPU RI telah menetapkan jadwal Pemilukada serentak. Dimulai dari 2015 sampai 2027 atau sebanyak 7 gelombang. “Dari jadwal di KPU RI, Pemilukada Pagaralam masuk dalam gelombang ketiga, pada Juni 2018. Hingga kini jadwal itu belum diubah,” jawab Yenli, kemarin.

Diakui Yenli, berdasarkan jadwal KPU RI, dapat dilihat bahwa pelaksanaan Pemilukada Pagaralam memang berbeda dari Pemilukada 2013. Dijelaskannya, Pemilukada 2013 digelar sebelum habisnya masa kepemimpinan Wako dan Wawako. Sedangkan Pemilukada 2018 sebaliknya, seusai masa kepemimpinan Wako dan Wawako Pagaralam habis. “Masa kepemimpinan Wako dan Wawako sekarang akan berakhir pada April 2018. Sedangkan Pemilukada digelar Juni, jadi memang dimundurkan,” imbuhnya.

Konsekuensinya, lanjut Yenli, kepemimpinan di Pemkot Pagaralam pada saat Pemilukada berlangsung, dipastikan akan dipegang oleh caretaker alias pejabat Wako. Meskipun pelaksanaan Pemilukada masih lama, namun partai politik (Parpol) bisa melakukan penjaringan bakal calon (Balon) Wako dan Wawako.

2027 Pemilukada Digelar se-Indonesia

Gelombang akhir Pemilukada serentak akan terjadi pada 2027 mendatang. Saat itu menurut Yenli, semua daerah se-Indonesia akan mengelar Pemilukada. “Kalau sekarang kan Pemilukada serentak dilaksanakan di beberapa daerah saja. Nah 2027 nanti, semua daerah, termasuk Pagaralam,” sebutnya.

Berdasarkan pengamatan Pagaralam Pos, belum ada tokoh-tokoh yang mendeklarasikan diri secara terang-terangan untuk maju ke Pemilukada Pagaralam 2018 mendatang. Mungkin para tokoh itu berpegang dengan sebuah pepatah lama ‘belanda masih jauh’. (11/CE-V)

Previous Sal Klas I RSUD Besemah Dibobol Maling
Next Dirikan Taman Teknologi Pertanian