Musim “Kawin”, Ayam Pramuka Jadi Primadona


Foto : Heru/Pagaralam Pos DAGANG : Pedagang ayam pramuka sedang menjajahkan dagangannya, Rabu (26/6)

PAGARALAM POS, Lahat – Musim kawin (nikah, red), pasca lebaran Idul Fitri 1440 H, nampaknya bukan hanya berkah bagi pengusaha wedding organizer. Di Lahat sendiri ayam pramuka mulai kembali jadi primadona, harganya bahkan melambung dikisaran Rp 46 ribu-Rp 50 ribu perekor.




Dari pantauan media ini, pasca lebaran harga ayam pramuka sempat kembali normal Rp 45 ribu. Namun sepekan terakhir harga ayam yang suka dibawa masyarakat ke tempat persedekahan ini, sudah melonjak naik. “Karena saat ini banyak yang menikah, harga ayam sejak dari agen sudah naik,” ujar Santy, pedagang ayam di Pasar PTM Lahat, Rabu (26/6).




Santy sendiri mengaku, secara pribadi menginginkan harga ayam bisa stabil. Sebab, tiap kali harga ayam naik, banyak pembeli maupun langganannya yang protes. Sedangkn dirinya sendiri hanya sebagai pengecer, yang membeli ayam dari agen dengan harga yang naik juga. “Kalau kami (pedagang, red) ini, hanya ikut harga dari agen saja. Untuk alasan kenaikannya, kita juga tidak tahu sebenarnya apa,” jawabnya.




Sementara itu, Wardah, salah seorang pembeli menuturkan, membawa ayam untuk ke persedekahan memang sudah jadi tradisi di lahat. Dirinya juga sudah tidak terkejut dengan kondisi kenaikan harga di momen seperti ini. “Sudah biasa mas, para agen ini memang selalu menaikkan harga kalau kebutuhan ayam meningkat,” tuturnya. (mg02)

Previous Polres Mura Gelar Kegiatan Donor Darah
Next Joncik Ajak ASN Sehat Tanpa Narkoba