Mayat Wanadi Ditemukan Mengambang di Manna


Foto : Ist for Pagaralam pos
MAKAMKAN : Jasad Wanadi yang hilang usai terjatuh dari jembatan, ketika hendak dimakamkan,” Kamis (17/1).

PAGARALAM POS, Lahat – Setelah dinyatakan hilang sejak Senin (14/1) sekitar pukul 6.00 WIB lalu. Akhirnya mayat Wanadi (45), warga Desa Lubuk Tabun, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Lahat, ditemukan mengambang di Lubuk Ayek Phayang, Desa Kayu Ajaran, Kecamatan Pino, Kabupaten Manna, Provinsi Bengkulu, Kamis (17/1) sekitar pukul 17.30 WIB.




Rupanya, setelah terjatuh dari jembatan gantung di desanya, Wanadi digulung arus Sungai Manna menyusuri arus air. Baru ditemukan warga setempat, mengambang dalam keadaan lengkap seperti saat sebelum terjatuh. “Ya betul sudah ditemukan. Kondisi tubuhnya masih lengkap, hanya mengalami luka gores dibagian kaki kiri, bahu dan lengan bagian kanan,” terang Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kasubag Humas, Ipda Sabar T, Jumat (18/1).




Setelah diantar ke rumah duka, mengingat kondisi jenazah sudah membusuk, jenazah Wanadi langsung disholatkan dan dimakamkan oleh keluarga. Keluarga yang menerima jenazah Wanadi, sudah ikhlas atas kepergian anggota keluarganya. “Jenazah sudah dimakamkan. Keluarga yakin jenazah itu benar Wanadi,” kata Sabar.




Sebelumnya, usai terjatuhnya Wanadi ke arus sungai. Tim dari Basarnas Palembang, Pos Sar Pagaralam, BPBD, kepolisian, TNI dan warga, terus melakukan pencarian, hingga melakukan penyisiran ke sejumlah titik arus sungai. Hanya saja tidak mendapatkan hasil, hingga mayat Wanadi ditemukan mengapung. (mg02)

Previous 24 Warga Binaan Terima KTP-EL
Next 3 Talenta Muda Pagaralam, Siap Jalani Coaching Clinic Bareng Ronaldinho