Masukan Bahasa Besemah di Mulok Sekolah


Foto : Madhon/Pagaralam Pos PUKUL GONG : Walikota Pagaralam Alpian Maskoni buka kegiatan loka karya Penyelamatan, Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Seganti Setungguan di Balai Kota Pagaralam, kemarin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Perkembangan tekhnologi informasi sekarang ini kian pesat, yang tak jarang banyak memiliki dampak positif maupun negatif. Dari sisi positif, ilmu pengetahuan bisa selalu bertambah. Sementara dampak negatifnya, ada informasi negatif bisa langsung diterima, tanpa saringan bisa sampai di semua lapisan masyarakat. Baik itu di usia remaja, dewasa, orangtua maupun anak-anak.
“Dampak positif dan negatif kalau tidak disikapi secara baik, banyak hal kedepan akan dialami. Salahsatunya, tentang bahasa yang memang sangatlah dinamis. Lebih lagi sekarang ini, untuk bahasa Besemah Tutok itu memang sudah jarang ditemui,” tegas Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH, saat memberikan sambutan di giat Lokakarya Penyelamatan, Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Seganti Setungguan, kemarin (25/2).
Kak Pian berharap masyarakat dapat mempertahankan budaya lokal Besemah. “Kami juga akan mencoba menterjemahkan ini, sebagai muatan lokal (mulok). Dengan cara merencanakan bagaimana agar muatan lokal ini da di Sekolah-sekolah. Harapannya, kedepan kita dapat kembali mempertahankan budaya lokal, bukan hanya Bahasa Besemah,” pungkasnya. (Cg09)

Previous Badan Jalan Steril PKL
Next Vanili ‘Emas Hitam’ Bernilai Jual Tinggi