Mantan Marbot Hamili ABG


Foto : Heru/Pagaralam Pos
MELAPOR : LD (14) bersama kerabatnya saat melapor ke Polres Lahat, Rabu (25/9)

PAGARALAM POS, Lahat – Prilaku bejat SN (55), warga Kecamatan Kikim Timur, Lahat ini, sungguh tidak layak dicontoh. Pasalnya kakek yang sempat menjadi marbot ini, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap LD (14). Akibatnya kini LD terpaksa mengandung 6 bulan, cabang bayi buah prilaku SN.

Dari pengakuan LD, kejadian itu pertama kali dialaminya sekitar bulan Februari lalu. Saat itu LD baru pulang usai mandi di air Sungai Kikim. LD, lantas disepikan oleh SN ke belakang rumah, sambil menjanjikan akan diberi uang. LD saat itu sempat berusaha menolak, namun bujuk rayu SN membuat gadis yang tidak mengenyam pendidikan ini jadi tak berdaya. “Mediasi di Desa bersama Kades sudah, SN juga sudah mengaku. Koordinasi sama pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lahat, juga sudah. Solusinya malah disuruh dinikahkan,” ujar DM (41), kerabat LD, disela saat melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Lahat, Rabu (25/9).

Merasa prilakunya tidak ketahuan, SN rupanya ketagihan. Pria yang sudah dua kali menikah ini, lakukan aksinya yang ke dua dan ke tiga. Kali ini SN mengincar LD, saat menumpang menonton televisi dikediaman saudara SN, persis di depan rumah LD. “Kasus seperti ini, harusnya punya kepastian hukum tetap. Jika pelaku dinyatakan bersalah, anak yang dikandung korban berarti jelas anak pelaku. Jangan sampai nanti jadi korban lagi. Setelah berdamai, korban dinikahi, lalu diceraikan,” tegas Aplitara, pemerhati anak di Kabupaten Lahat, saat lakukan pendampingan.

Sementara, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Darma, melalui Kanit PPA, Iptu Omin Suhandi membenarkan, adanya laporan tersebut. Saat ini kasus tersebut tengah dikaji pihak kepolisian. “Masih dalam penyelidikan, karena korban masih di BAP, dan saksi-saksi mau dipinta keterangan. Setelah itu tunggu hasil visum, baru digelar perkara,” ucapnya. (mg02)

Previous Lima Desa Pilkades Serentak
Next "Nopran" - Mau Naik Kelas, Tingkatkan Dulu Pelayanan