Korban Pencabulan Minta Keadilan


PAGARALAM POS, Pagaralam – Kasus pencabulan yang dilakukan Bripda RC, salahsatu oknum polisi Polres Pagaralam, terus menuai kritikan masyarakat dan didesak untuk dituntaskan secara hukum. Bahkan saat ini keenam korban yang merupakan siswa SMP dan MTs di Pagaralam ini, mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pagaralam, meminta pendampingan hukum terkait proses hukum kasus asuslia ini.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, adapun para korban yang masih duduk di bangku kelas VIII dan IX ini, adalah Yg, EC, Hr, Ys, DP, dan MP. Mereka menyambangi kantor Sekretariat LBH Pagaralam, di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Pagaralam, kemarin, sekitar pukul 10.00 WIB, didampingi orangtua dan kerabat mereka masing-masing. Kedatangan mereka disambut tim advokasi LBH, diantaranya Betrice SH, Firmansyah SH, Masita, Isriwati SH, Sahlan SH, dan Haidir Murni SH.

Ketua LBH Pagaralam, Betrice SH  mengatakan, kedatangan korban asusila yang didampingi para orangtuanya, tak lain meminta perlindungan hukum dalam perkara yang dialami para korban, agar dalam proses hukumnya untuk didampingi pengacara. “Sebagai lembaga bantuan hukum, perkara ini akan semaksimal mungkin kita kawal dalam proses hukumnya. Karena pelapor awam dalam hal hukum, belum lagi para korban masih di bawah umur,” ujar Betrice.

Sementara, Meri didampingi Abdurohim mengatakan, para orangtua korban meminta kepada pengaca LBH untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami meminta keadilan hukum,” pintanya. (06/CE-V)

Previous Desak Percepat Pembangunan Fisik
Next 15 Perda Usulan Pemkot Disahkan