Hadirkan Solusi Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba


Foto: Ist/Pagaralam Pos AUDIENSI : Jajaran Pemkot dan BNN Kota Pagaralam lakukan audiensi bersama Kepala BNNP Sumsel terkait fasilitas rencana Pembangunan Balai Rehabilitasi Sumsel di Kota Pagaralam.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Kepala Bappeda Kota Pagaralam Novi Apriyadi, Kepala Keuangan Daerah Kota Pagaralam Iwan Mike Wijaya dan Kepala BNN Kota Pagaralan Andi Kurniawan SSos menggelar audiensi bersama Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjend Pol Arief Ramdhani SIk, kemarin (18/11).

Audiensi yang digelar jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam dan BNN Kota Pagaralam ini, terkait fasilitasi rencana pembangunan Balai Rehabilitasi Sumsel di Kota Pagaralam. “Alhamdulillah, berdasarkan hasil audiensi, Kepala BNN Provinsi Sumsel menyambut baik dan antusias dalam hal fasilitasi rencana Pembangunan Balai Rehabilitasi Sumsel di Kota Pagaralam,” ujar Andi.

Diakui Andi, sambutan positif yang ditunjukkan Kepala BNN Provinsi Sumsel ini, tak lain karena rasa keprihatinan akan kondisi wilayah Sumsel, sekarang ini masuk ke dalam rangking 2 Nasional Penyalahgunaan Prevalensi Narkoba, setelah Sumatera Utara berada di Rangking 1 Nasional.

“Dari keterangan beliau (Kepala BNN Provinsi Sumsel, red) akan menindaklanjuti, untuk audiensi pada Gubernur Sumsel H Herman Deru perihal fasilitasi Pembangunan Balai Rehabilitasi di Kota Pagaralam, sembari meminta Kepala BNN Kota Pagaralam untuk dapat mendampingi beliau, pada saat jadwal sudah ada pada Gubernur Sumsel,” ungkapnya.

Andi menambahkan, dalam kesempatan audiensi ini, Kepala BNN Provinsi Sumsel pun begitu menyimak sungguh-sungguh, beragam masukan dari Bappeda Kota Pagaralam dan Badan Keuangan Daerah Kota Pagaralam dan juga mengucapkan terimakasih kepada Walikota Pagaralam Alpian Maskoni yang telah menghibahkan lokasi tanah seluas 3,5 hektar untuk dijadikan lokasi pembangunan Balai Rehabilitasi di Kota Pagaralam.

Inshaa allah rencana pembangunan Balai Rehabilitasi Sumsel di Kota Pagaralam bakal terealisasi, sehingga penyalahguna Narkoba dapat di rehab, khususnya Sumsel 17 Kabupaten/ Kota dan dari Provinsi Jambi dan Bengkulu, akan terfasilitasi Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), serta Perkusor Narkoba (PN) rehabilitasi bagi penyalahguna Narkoba.

“Kita harus hadirkan solusi, beliau akan minta dukungan FORKOMPIMDA Sumsel untuk terealisasinya BalaI Rehabilitasi khususnya pada Bapak Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel, melalui APBD Provinsi Sumsel dan dana CSR dari BUMN, BUMD melalui Gubernur Sumsel,” tandasnya. (Cg09)

Previous Masker Harus Menjadi Sebuah Kebutuhan
Next Pemerintah Salurkan Bantuan Subsidi Upah Bagi Tenaga Pendidik Non-PNS