Fraksi Soroti Kesejahteraan Petani






PAGARALAM POS, Pagaralam – DPRD Kota Pagaralam menggelar sidang paripurna, guna mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi anggota DPRD tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Kota Pagaralam tahun 2016.
Pada acara yang dilaksanakan di gedung DPRD Kota Pagaralam, Sabtu (20/8), hadir Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati MKes, Wakil Walikota Pagaralam, Novirzah Djazuli SE, Ketua DPRD Kota Pagaralam, Ruslan Abdul Gani, Anggota DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah
(FKPD) serta tamu undangan yang lain.

Dalam sidang paripurna yang mengagendakan mendengarkan pandangan fraksi anggota DPRD tersebut, masing-masing fraksi menyampaikan pandangan umumnya. Seperti fraksi dari Golongan Karya (Golkar), disampaikan oleh Zafni Amir, yang menitikberatkan kepada sektor pertanian yang ada di Kota Pagaralam, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para petani. “Pemerintah harus lebih memperhatikan pertanian dalam cakupan yang luas. Baik itu penyuluh pertanian, bantuan bibit maupun kesejahteraan petani, agar perekonomian meningkat,” katanya.




Nanto yang mewakili Fraksi Gerindra menyampaikan pandangan umumnya, meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk lebih memperhatikan pembangunan yang berkaitan dengan pembangunan fisik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat Kota Pagaralam. Selain itu, fraksi Gerindra juga meminta kepada Dinas Pendidikan untuk lebih memajukan pendidikan yang ada di Kota Pagaralam. “Kepada Dinas Pekerjaan Umum, untuk lebih memperhatikan kualitas dari pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Nanto.

Pandangan umum dari Fraksi Partai Nasdem yang disampaikan oleh Darmawati, menyoroti kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, terkait masih penganggaran dana dalam pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta harus menindak tegas kepada oknum yang terlibat, terkait biaya tidak terduga akibat bencana alam.




Fraksi Nasdem juga menyinggung mengenai SDM yang ada di DPPKA Kota Pagaralam untuk mengkaji ulang mengenai bidang Aset, termasuk bidang lainnya. Hal ini terkait adanya kenaikan pada pos belanja langsung pada tahun 2016 ini. “Kepada Walikota, untuk lebih mengawasi SKPD dalam melaksanakan kegiatannya, mengingat defisit yang terjadi pada tahun ini,” jelasnya.
Pandangan umum lainnya datang dari fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), pihaknya mengapresiasi Pihak Pemerintah terkait kembali diraihnya Piala Adupura untuk Kota Pagaralam.
Sedangkan pandangan dari Fraksi Partai PDIP disampaikan oleh Pandri. Partai yang berlambangkan Kepala Banteng itu mengatakan, bahwa fraksi PDIP terfokus kepada Pendapatan Asli Daerah dan dana perimbangan. Ke depan, persoalan ini dapat menjadi solusi berbagai persoalan yang menyangkut kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah, seperti pelaksanaan program pembangunan yang maksimal serta mampu menghindari terjadinya kegagalan dalam pelaksanaannya. (08/CE-V)

Previous Anak Tujuh Tahun Sudah Berani Berbuat Cabul
Next Awasi Penataan Kawasan Wisata Kuliner