Dinsos Minta Pemdes Lebih Aktif


Foto : Agus/Pagaralam Pos
BERIKAN : Pihak Dinsos Muratara, ketika memberikan bantuan kepada keluarga Rudi Putra.
Foto : Agus/Pagaralam Pos
BERIKAN : Pihak Dinsos Muratara, ketika memberikan bantuan kepada keluarga Rudi Putra.

PAGARALAM POS, Muratara – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), meminta kepada Pemerintah Desa (Pemdes), agar lebih aktif lagi dalam hal membuat laporan serta melaporkan jika mendapatkan kendala dilapangan.




Hal ini dikarenakan pihak Dinsos Muratara, memanggil seorang warga Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara yang kedapatan meminta-minta dijalan guna keperluan hidupnya. “Ya, Pemerintah Desa harus proaktif lah, baik membuat laporan atau melaporkan jika mendapatkan kendala. Kalau hanya mengandalkan kami, ya pasti tidak bisa, makanya kita butuh bantuan dari semua pihak,” kata H. Zainal Arifin Daud, Kadinsos Muratara saat dibincangi diruang kerjanya.




Dirinya mengetahui masalah tersebut dari laman media Facebook (FB), setelah ada yang menandai namanya. Menanggapi hal tersebut, Kadinsos bergerak cepat dengan memerintahkan anggotanya untuk menjemput yang bersangkutan ketika sedang meminta minta di jalan.




“Saya memerintahkan anggota untuk menjemput warga bersangkutan, dan mengajaknya ke kantor, selain memberi arahan, kami juga memberi asupan gizi, pakaian, dan lainnya. Ya inilah bentuk perhatian kami,” ujarnya.
Kadinsos menjelaskan, motif yang dilakukan Rudi Putra (34) tersebut, dengan cara menampakkan jalan-jalan yang berada di Desa Sungai Jernih, kemudian meminta uang kepada pengendara yang lewat, namun tidak memaksa.




“Yang kita sayangkan yakni, dia meminta sambil membawa anak dan istri, ini dilakukannya karena dia belum mempunyai pekerjaan tetap, jadi hal ini untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari,” jelasnya.
Sementara Zarifah, Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga dan Masyarakat pada Dinkes Muratara mengungkapkan, dari bulan Februari 2018, pihak Dinkes sudah memberikan bantuan medis kepada keluarga ibu Suryani disaat dirinya hamil anak ke dua.




“Dari bulan Februari kemarin, kita sudah kasih bantuan berupa makanan tambahan yakni susu sama biskuit (makanan tambahan, red), dan kita turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kehamilan ibu Suryani. Hari ini kita kasih lagi makanan tambahannya berupa susu dan biskuitnya,” ungkapnya.




Untuk kesehatan anaknya, lanjut Zarifah, saat ini juga, pihaknya akan membawa anak tersebut ke Rumah Sakit, guna dilakukan pemeriksaan kesehatannya. “Untuk anaknya, kita bawa ke Rumah Sakit Rupit, karna anaknya itu mengalami gizi buruk. Nanti kita akan mengecek lagi kesehatannya, apakah ada penyakit lain atau tidak,” ujarnya. (mg01)

Previous Wako: Dekati Narkoba, Hidup Pemuda Bisa Kelar
Next Diduga Pelantikan Direktur PDAM Menyalahi Permendagri