Dicabuli Ayah Kadung, Pelangi Tenggak Racun


Foto : Ist For Pagaralam Pos
LAPOR : Pelangi, korban pencabulan ayah kandung saat melapor ke SPKT Polres Lahat, Rabu (28/11).

PAGARALAM POS, Lahat – Pelangi (15), bukan nama sebenarnya hanya bisa menundukkan kepala, ketika memasuki ruang pengaduan di Mapolres Lahat. Ditemani Ar (48) pamannya, keluarga, ketua adat, dan Sulaiman Efendi, Kades Linggar Jaya, Kecamatan Kikim Timur, Lahat. Almirah melaporkan Ya (49) ayah kandungnya sendiri, lantaran mengaku menjadi korban pencabulan.




Informasi yang berhasil digali media ini, peristiwa pencabulan itu terkuak saat korban berusaha bunuh diri dengan minum racun. Berupa campuran minuman berenergi dicampur lotion anti nyamuk. Setelah beberapa hari dirawat di Puskesmas dan kondisi mulai baik. Pihak keluarga lantas menanyakan alasan korban hendak mengakhiri hidupnya. “Ternyata karena dia mau dicabuli lagi oleh ayah kandungnya. Kejadian pertama sudah dicabuli bulan ini juga, lalu kejadian kedua seminggu lalu. Namun waktu kejadian kedua korban menolak dan berusaha bunuh diri,” terang Sulaiman Efendi, Rabu (28/11).




Ditambahkan Ar (48), korban merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Dirumah hanya tinggal pelaku, korban dan kakaknya yang masih SMA. Sedangkan saudara perempuan korban yang tua, telah menikah. Korban sendiri statusnya masih sekolah kelas 2 SMP. Sedangkan pelaku buruh serabutan. “Ibu korban sudah lama meninggal, sekitar 13 tahun lalu. Ya sempat menikah lagi, dan baru dua bulan ini pisah ranjang dengan istri keduanya,” beber Ar.




Lanjut Ar, dirinya bersa warga sempat berusaha menangkap pelaku, tapi keburu kabur. Setelah warga mengajak pelaku menggelar yasinan dirumahnya.”Karena awalnya pelaku mengaku kalau anaknya kesurupan. Jadi kami warga mengajak untuk Yasinan,” katanya.




Sementara Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap melalui Kanit PPA Ipda Omin membenarkan adanya laporan tersebut. Hanya saja pihaknya belum dapat memberikan keterangn lebih lanjut. “Masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan. Terlapor masih kita cari keberadaannya, terang Omin, Kamis (29/11). (mg02)

Previous Kak Pian: Polemik Tapal Batas Talang Camai akan Segera Diselesaikan
Next Joncik Minta Pejabat Pegang Teguh Kepercayaan