Belum Monitoring Peredaran Apel


PAGARALAM POS, Pagaralam – Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar (Perindagkop UKM dan PP), belum melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lapangan, terkait apel jenis Granny Smith dan Gala Royal asal California Amerika Serikat, yang terindikasi mengandung bakteri Listeria Monocytogenes.

“Terkait peredaran apel impor yang terindikasi bakteri Listeria Monocytogenes, saat ini kita belum melakukan monitoring terhadap sejumlah pedagang buah di pasar,” ujar Kadisperindagkop UKM dan PP Kota Pagaralam, Drs. Rahmad Madroh SSos, melalui Kabid Perdagangan, Rano Fahlesi, kemarin.

Diakuinya, untuk pedagang buah-buahan sejenis apel banyak dijual di Pagaralam. Namun, untuk jenis yang dicurigai mengandung bakteri dimaksud adalah jenis apel hijau green aple dan apel galah, dengan ciri-ciri berwarna merah. “Beberapa jenis apel impor ini, memang dijual cukup mahal, sekitar Rp 40 ribu/kilonya, jika dibandingkan dengan jenis apel lokal dari Malang atau Brastagi, Medan,” terangnya.

Mengenai waktu pelaksanaan Sidak ke lapangan, pihaknya kata Rano, belum bisa memastikan. Perlu adanya koordinasi dengan pihak terkait. “Kita (Perindagkop) belum berkoordinasi dengan Dinkes perihal keamanan konsumsi apel impor yang terindikasi mengandung bakteri dimaksud,” jawabnya. (06/CE-V)

Previous Sindikat SIM Palsu, Berkedok Percetakan
Next Inspektorat Terima Penghargaan