Aparat Tercatat Sebagai Pemilih


HAK PILIH: Seorang pemilih mencelupkan salahsatu jarinya ke dalam tinta sebagai tanda selesai mencoblos dalam Pilkada, 27 Juni 2018.

PAGARALAM POS, Pagaralam- Awalnya dia tercatat sebagai pemilih karena statusnya di KTP adalah pelajar SMA. Tapi setelah lulus SMA, dia tes polisi atau TNI, dan masuk. Sementara status di KTP-nya belum diubah. Akibatnya meski sudah jadi aparat, dia masih tercatat sebagai pemilih. “Dulu pernah kita dapat laporan seperti itu,”ujar Irfan Amd, anggota KPU Kota Pagaralam divisi program dan data, ketika ditemui Pagaralam Pos di kantornya pekan lalu.

“Kalau statusnya masih aktif tak bisa memilih dan dipilih. Kalau sudah pensiun baru bisa (memilih dan dipilih) sebagai pemilih pemula,”ucap Irfan menjelaskan. Ia mengacu dengan undang-undang Pemilu nomor 17 tahun 2017.

Maka,Irfan mengimbau kepada masyarakat tak menganggap remeh elemen data dalam KTP. Sebab elemen ini jadi patokan bagi penyelenggara Pemilu dalam memuktahirkan data. “Seringkali terjadi pemilih yang invalid lantaran elemen data di KTP bermasalah,”ucapnya menjelaskan.

Sekarang, Irfan menyatakan, pihaknya tak ingin lagi ada laporan seperti itu. Caranya dengan terus memutakhirkan daftar pemilih secara berkelanjutan tiap bulan. Yang kemudian disebut dengan daftar pemilih berkelanjutan (DPB). Selain ke Dinas Dukcapil, KPU berkoordinasi kepada TNI dan Polri untuk mendapatkan data. Terutama data pensiunan TNI/Polri.(pid11/Mg01)

Previous Gubernur Lantik Rosidin Hasan Jadi Pj Bupati Pali
Next Kunjungan Wisatawan Mulai Bergairah Lagi