Anak Tujuh Tahun Sudah Berani Berbuat Cabul


PAGARALAM POS, Lahat – Pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, sepertinya tidak ada kata henti. Sebut saja Mawar (4), ikut masuk dalam daftar pencabulan. Bocah perempuan itu diduga dikurung di gudang oleh Konak (7), kemudian dicabuli. Peristiwa miris itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (9/8) lalu.

Hanya saja, aksi pencabulan itu belum dilaporkan kepada pihak berwajib, dengan alasan pelaku masih kerabat dekat korban. Tetapi Erlan (25), yang merupakan ayah korban, mendatangi Lembaga Pemerintah Perlindungan Perempuan dan Anak (LP3A) Kabupaten Lahat, Jum’at (19/8), untuk meminta pendampingan penyelesaian masalah itu.

Aksi pencabulan baru diketahui setelah Mawar menghampiri ibunya sambil menangis. Bukan tanpa alasan, Mawar menangis karena Konak telah memasukan salahsatu jari tangannya ke dalam kemaluan bocah ingusan itu. Saat itu korban sedang bermain bersama Konak dan dua orang teman di sebuah gudang penggilingan padi, tidak jauh dari kediaman Mawar di Desa Suka Merindu, Kecamatan Pagar Gunung. Untuk melancarkan aksinya Konak menyuruh pulang dua orang temannya tersebut dengan alasan dipanggil orangtuanya. Sedangkan Mawar dikurung di dalam gudang itu.

Masih belum diketahui jelas bagaimana dan apa yang membuat Konak memiliki pemikiran seperti itu. Tetapi dari pengakuan korban, sebelum memasukkan jarinya, korban sempat melihat kerabatnya yang duduk di bangku SD itu mengoles jarinya dengan minyak pelumas berupa oli. “Bukankah ini sudah menyedihkan, pelakunya saja masih anak-anak. Tanpa pengawasan, pendidikan dan penindakan yang tegas, ke depannya ditakutkan anak-anak di Kabupaten Lahat akan memiliki perilaku menyimpang,” ujar Ketua LP3A Kabupaten Lahat, Aplitara, dengan nada khawatir. Dirinya berharap instansi terkait, Camat Pagar Gunung dan Kades Suka Merindu dapat bersinergi. Sehingga kejadian yang memalukan seperti itu tidak berulangkali terjadi. (mg21/CE-V)

#baca berita selanjutnya….terbit 22 agustus 2016#

Previous Imbas Nomenklatur, Kantor Banyak Kosong
Next Fraksi Soroti Kesejahteraan Petani