12 Poin Diusulkan Jadi Raperda


Foto : Heru/Pagaralam Pos
PARIPURNA :Suasana sidang paripurna pembukaan usulan pembentukan peraturan daerah, Senin (5/10).

PAGARALAM POS, Lahat – Sidang paripurna dalam rangka membahas rencana kerja DPRD Kabupaten Lahat tahun 2021, dan perubahan kedua atas peraturan No 1 tahun 2018, tentang tata tertib DPRD Kabupaten Lahat, resmi dibuka. Sidang paripurna dengan agenda membahas usulan pembentukan peraturan daerah ini, dibuka langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Lahat, Sri Marhaeni Wulansih.

Sebelum memulai sidang paripurna, secara pribadi dan mewakili seluruh anggota DPRD Lahat, Sri Marhaeni menyampaikan bela sungkawa terhadap musibah kebakaran, yang menimpa warga di Kelurahan Pasar Bawah, Kota Lahat.

Dalam sidang paripurna, Sri Marhaeni mengatakan, sebagai pemilik fungsi pembentukan peraturan daerah, anggaran, dan pengawasan. DPRD memiliki fungsi melakukan pembahasan raperda dengan Bupati Lahat, dan mengajukan usul raperda, hingga menyusun pembentukan peraturan daerah. “Sesuai aturan, usulan Raperda bisa dari DPRD dan Kepala Daerah, lalu disampaikan dalam rapat paripurna,” ucap Sri Marhaeni, Senin (5/10).

Politisi partai berlogo Pohon Beringin ini juga menjelaskan, usulan dari DPRD Lahat ada 4 poin. Diantaranya, penyelengaraan kearsipan, tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, persampahan, terakhir soal penyelenggaraan ibadah haji. “Raparda ini akan dibahas secara komprehensif, untuk selanjutnya program pembentukan peraturan daerah tersebut akan jadi pedoman. Selanjutnya akan dibahas melalui pansus, sidang dilanjutkan Senin (12/10) mendatang,” jelasnya.

Sementara, Wakil Bupati Lahat, Haryanto SE MM MBA menerangkan, untuk usulan Pemkab Lahat ada sembilan poin. Meliputi, rencana induk pengembangan pariwisata daerah, penyelenggaraan dan pengelolaan kepariwisataan. Lalu fasilitasi pencagahan dan penyalahgunaan narkotika. Selanjutnya soal kepemudaan, pengeyelengaaran keolahragaan, persampahan dan kawasan tanpa rokok. “Dua poin lagi soal pembentukan dan susunan perangkat daerah, lalu soal pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Lahat tahun 2019-2023,” terang Haryanto. (her18)

Previous Kabur dari Rutan, M Rivai Kembali Ditangkap
Next Wabup Empat Lawang jadi Guru Sehari