Waspadai Faham Pemecah Bangsa !


Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara

Kapolda Safari Jum’at hingga Country Road Wisata
PAGARALAM POS, Pagaralam – Kedatangan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, tidak hanya memenuhi undangan Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH dalam ivent Pagaralam Offroad Championship, juga menjajal sirkuit Keban Agung, serta melaksakan program shalat Jum’at keliling di Sumatera Selatan, salah satunya di Masjid Al Akbar Komplek Perkantoran Gunung Gare, sekaligus memberikan bantuan kepada pengurus masjid, kemarin.




Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara mengatakan, kunjungan kerja ke Kota Pagaralam, sekaligus mengikat talisilaturahmi antar sesama umat, karena silaturahmi penting. “Allah memerintahkan agar kita senantiasa memperkuat ukhuwah islamiyah. Sudah hampir dua tahun, saya di Palembang melakukan safari Jum’at keliling. Alhamdulillah bisa memenuhi undangan shalat Jum’at di Pagaralam,” ujar Kapolda.




Persatuan dan kesatuan, katanya penting dijaga selalu sebagai negara dan bangsa Indonesia. Apalagi saat ini banyak ideologi faham-faham yang bisa memecah persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia. “Contoh beberapa waktu lalu di Muara Enim, Kecamatan Lubai ke arah Baturaja, ada pondok pesantren terpencil menerima santri sengaja mengajarkan fahan intoleransi ingin bangun khilafah ansor daulah, mereka ingin jihad meledakkan diri,” katanya.




Saat ini sambungnya, tidak lagi menghadapi perang seperti dahulu mempertahankan negara, tapi sudah menghadapi perang inkonvensional atau proxy war, dengan kata lain memanfaatkan kaki tangan ingin memecah belah, baik itu sesama muslim maupu isu Suku Agam Ras dan Antar Golongan (SARA). “Pentingnya ukhuwah Islamiyah lebih diutamakan, mencintai bangsa bagian dari iman. Asean Games sukses wujud ukhuwah Islamiyah, tentunya tidak terlepas dari ketergantungan dengan negara lain dengan saling jaga kedaulatan dan saling menghormati,” terangnya.




Sambungnya, Alhamdulilah Pilkada aman sejauh ini. “Kalau sudah terpilih, kita pilih dan kita doakan dan dukung bersama semoga pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Jangan sampai pecah diperjalanan. Pilihan boleh beda, tapi tetap jaga ukhuwah Islamiyah persatuan dan pesatuan,” ucapnya.




Diakhir sambutan, Kapolda menyampaikan sepenggal hadis, intinya jika kita menemukan kejahatan cegahlah, menjaga keamanan tugas bersama bukan hanya TNI, POLRI dan aparat keamanan lainnya. “Bersama masyarakat, mari kita jaga kondusifitas lingkungan, POLRI menitik beratkan tugas pokok kepolisian untuk penyakit masyarakat harus diberantas diantaranya minuman keras, narkoba, perjudian, prostitusi,” katanya.




Sementara itu, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH mengatakan, kedatangan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara di Kota Pagaralam, suatu bentuk kehormatan memenuhi undangan. “Kami tentunya sangat bangga. Semoga kedatangan ini membawa manfaat besar bagi Kota Pagaralam, terutama mengenai Kamtibmas harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Sikat Habis Kejahatan Sadis
Menyikapi maraknya tindak kejadian di Sumatera Selatan yang meresahkan masyarakat, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara mengintruksikan anggota kepolisian di lapangan, tindak tegas penjahat sadis terhadap korban. “Saya tidak memberi tolerir karena mereka sadis terhadap korban. Saya prioritaskan kejahatan sadis terhadap korban, kami tetap humanis tapi akan kami “sikat habis” dengan tindakan tegas, kalau bisa sampai terjungkal jungkal,” tegasnya.




Kejahatan sadis katanya akan sikat habis menjadi atensi utama. Pastinya anggota polisi dilapangan sudah tahu dan mengerti instruksi yang diberikan. “Belum ditangkapnya satu lagi pelaku pembunuhan toke kopi di Bandar, Kelurahan Kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan menjadi utang bagi saya. “Satu lagi pelaku pembunuhan di bandar belum ditangkap, akan kami cari. Hutang satu saya termasuk kejahatan di gelumbang, akan saya kenang terus peristiwa kejahatan kejam di Pagaralam ini,” ucapnya.




Sambung Kapolda, menjaga Kamtibmas pastinya tidak semata tugas aparat POLISI, TNI dan pihak keamanan lainnya, tentunya dibutuhkan peran serta masyarakat ikut menjaga lingkungan tetap kondusif, termasuk mendekati momen Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. Meski pilihan berbeda, namun persatuan dan kesatuan bangsa perlu kita jaga bersama. “Pilihan boleh beda, tapi ukhuwah Islamiyah antar sesama umat perlu dijaga tetap erat dan solid, kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) jaga dan junjung tinggi netralitas,” pungkasnya.




Ditambahkan Kapolres Pagaralam, AKBP Trisaksono Puspo Aji SIk MSi melalui Kasat Reskrim, AKP Helmi, kasus perampokan tauke kopi di Dusun Bandar, Kecamatan Dempo Selatan masih menyisakan satu DPO (Sikil, red) dari tujuh anggota komplotan bersenpi yang aksi pelaku menewaskan almarhum Darul Kutni. “Enam pelaku yang sudah diringkus, terakhir Gunawi alias Wak Gun yang diringkus di pulau Jawa. Saat ini berkas perkaranya masih menunggu P21, rencananya akan dilimpahkan oleh Kejati Palembang ke Kejari Pagaralam,” pungkasnya. (08/06)

Previous Tak Bisa Berbuat Banyak
Next Gas Puput Gigi Bunju !!