Waspada, Modus Bobol ATM






Pasang Perangkap Doubletape di Lubang ATM

PAGARALAM POS, Pagaralam – Beragam aksi kejahatan dengan berbagai modus memperdayai korbannya dengan cara si pelaku berpura-pura menolong, patut diwaspadai. Seperti halnya yang dilakukan salahsatu komplotan pembobol ATM asal Muaraenim ini, Fernando (21), warga desa Ujan Mas. Apes dialami dia, lantaran aksinya kepergok Satpam, sementara rekannya kabur. Peristiwa terjadi kemarin (14/10) sekitar pukul 16.45 WIB.




Kapolres Pagaralam, AKBP Pambudi SIK, didampingi Kasat Reskrim, AKP Rahmat Kusnedi Skom, melalui Kanit Pidum, Aiptu Yopi Maswan mengatakan, sepak terjang pelaku di tiga lokasi anjungan tunai mandiri (ATM), yakni di SPBU Karang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah, Minimarket ARIES, dan di Kampus Lembah Dempo, Kelurahan Kuripan Babas, Kecamatan Pagaralam Utara. “Di tiga lokasi mesin anjungan ini pelaku memperdayai korbannya. Namun hanya sekali berhasil transaksi Rp300 ribu menggunakan kartu ATM korban,” ujarnya.

Bagaimana kronologisnya bisa membobol ATM korbannya? Dibeberkan Yopi, dengan cara lubang untuk memasukkan kartu ATM ditempel isolasi (doubletape). Setelah memasangnya, tersangka kemudian mengintai calon korban yang akan bertransaksi di mesin anjungan ini. Setelah korban masuk perangkap, layaknya umpan sudah dimakan, kartu ATM korban tersangkut. Di sinilah pelaku beraksi lagi, dengan cara berpura-pura membantu dan menyuruh korban mengetik nomor PIN.




“Kesempatan inilah yang ditunggu, mengingat nomor PIN korban. Kemudian tersangka menyuruh korban menghubungi pihak bank. Lalu tersangka membongkar tutup mesin ATM dan mengambil kartu ATM dengan obeng,” diceritakan Yopi seraya mengatakan, bermodal dengan kartu ATM korban yang berhasil diperdayainya, dia berhasil transaksi Rp300 ribu di ATM minimarket di kawasan Simpang Manna.

Dia (tersangka Fernando, red) beraksi tidak sendiri, satu rekannya (DPO). Usai beraksi ATM di SPBU Karang Dalo mereka sempat beraksi di Minimarket Aries di Jalan Gunung, dengan modus yang sama. Namun gagal, karena lupo nomor PIN korbannya. “Terakhir, aksinya kepergok Satpam bank yang curiga dengan gerak-gerik tersangka di dalam ATM Kampus Lembah Dempo, yang kemudian langsung diamankan dan akhirnya dijemput polisi,” katanya.




Dari hasil kejahatan pelaku, berhasil diamankan satu selotip/doubletape dan lem, uang tunai Rp1.500.000, 4 buah kartu ATM BRI. “Saat ini kasusnya masih kita kembangkan lebih lanjut. Rekan tersangka yang berhasil kabur meninggalkan tersangka saat diamankan Satpam masih kita buru,” ujar Yopi. (06/CE-V)

Previous Tinggalkan Pola Pikir Bertani Konvensional
Next Niat Antar Ganja ke Napi, Residivis Dibekuk