Warga Tolak PT Elap Beroperasi


Foto: Adi/Pagaralam Pos  Tolak: Reses anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumsel saat berada di gedung serbaguna Tebing Tinggi, kemarin.
Foto: Adi/Pagaralam Pos
Tolak: Reses anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumsel saat berada di gedung serbaguna Tebing Tinggi, kemarin.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Warga desa Tanggoraso, Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang menolak perusahan sawit (PT Elap) beroperasi di wilayahnya, hal ini diketahui saat kades melaporkan ke DPRD Provinsi Sumsel yang sednag melaksanakan reses, kemarin.

Sargani, Kades Tanggoraso mengaku, PT Elap sudah melaksanakan kegiatan di wilayahnya padahal pihaknya tidak pernah sama sekali mengeluarkan izin beroperasi di wilayahnya. Bahkan hal ini sudah berulangkali, lahan 18 hektar yang masuk wilayah Tanggoraso pernah digarap PT Elap, namun akibat warga tidak setuju kegiatan perusahaan di hentikan warga dengan cara paksa. “Dulu pernah dipukul mundur warga, nah sekarang mereka masuk lagi melaksanakan penananam,” kata Sargani, kemarin.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumsel, Joncik Muhammad, didamping Wakil Ketua, Yulius Maulana mengatakan, PT Elap memang perusahaan sawit bermasalah. Tidak mengindahkan aturan yang ada. Misalnya, izin 14 ribu hektar namun pengerjaan baru seluas 1.400 hektar, begiu juga plasma yang seharusnya 20 persen dari luas namun hanya berkisar 42 hektar. Hal ini tidak sesuai aturan dan perjanjian yang ada. “Kami dari komisi II sudah beberapakali mengundang manajemennya, tapi tidak pernah datang, namun akhirnya direkomendasikan untuk disanksi tegas,” kata Joncik.

Sementara, Sekda Edison Jaya mengaku belum mengetahui persoalan PT Elap pihaknya akan memanggil dinas kehutanan, perkebunana dan pertambangan serta badan perizinaan dan penanaman modal Empat Lawang. “Jika perlu kita panggil juga pihak perusahaannya,” pungkas Edison. (07/CE-V)

#baca berita selengkapnya….terbit 29 april 2016#

 

Previous Aparat Harus Menjadi Contoh Yang Baik
Next Dua Mobil Camat Hilang Digondol Maling