Waralaba Tak Berizin, Masih Beroprasi


PAGARALAM POS, Lahat – Walaupun Badan Perizinan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Daerah (BPPT DAN PMD) Kabupaten Lahat sudah lama merilis dari 24 usaha waralaba (indomaret dan alfamart) yang beroperasi di Kabupaten Lahat, empat di antaranya tidak mempunyai izin alias ilegal. Usaha itu belum tersentuh.

Saat ini waralaba yang tidak akan dikeluarkan izin berada di Pasar Jarai, Bungamas Kikim Timur, Tanjung Aur Kikim Tengah dan Ulak Pandan Merapi Barat, masih beroperasi. “Mana Badan Perizinan (BPPT dan PMD) dan Pol PP? Saya ini sebagai wakil rakyat selalu ditanya masyarakat,” ungkap Irwan Shami SH, anggota DPRD Lahat.

Sambungnya, sampai saat ini waralaba tersebut masih buka, izin sudah jelas-jelas tidak ada. Dan yang perlu diingat, mereka ini tidak akan dikeluarkan izin, karena menyalahi Perda. Politisi Demokrat ini meminta BPPT dan PMD serius menyelesaikan waralaba itu.

Lanjut Irwan mengungkapkan, keberadaan empat waralaba yang berada di luar Kota Lahat ini sangat merugikan pedagang kecil. Bahkan usaha warung manisan warga di kecamatan sekitar waralaba beroperasi terancam gulung tikar. “Ini bukan masalah kecil. Banyak usaha masyarakat tutup dengan adanya indomaret, bukan sampai ke desa-desa. Imbauan atau peringatan pun belum ada dari Badan Perizinan dan Pol PP. Jadi bagaimana mereka (indomaret) mau tutup,” katanya.

Kasatpol PP Kabupaten Lahat, Sigit Budianto SH mengakui, seluruh waralaba ilegal belum ditindak. Dirinya beralasan Pol PP dapat melakukan tindakan setelah ada rekomendasi dari BPPT dan PMD Kabupaten Lahat. “Sudah pernah duduk bersama Badan Perizinan, tapi itu sudah lama sekali. Kami ini dapat menindak setelah ada rekomendasi dari instansi terkait,” jelasnya. (mg21/CE-V)

#baca berita selengkapnya….terbit 18 oktober 2016#

Previous Jalan Lingkar Pendopo Rusak Parah
Next Jalan Mekar Alam Kembali Rusak