Wako: Satker Terkait Harus Akomodir Usaha Kecil


PAGARALAM POS, Pagaralam – Geliat roda perekonomian, khususnya di Kota Pagaralam yang terus tumbuh, tentunya tidak terlepas ditopang dengan adanya pelaku usaha kecil atau rumah tangga. Untuk itu, agar mereka tetap bisa bersaing, tentunya adanya perhatian dari pemerintah dalam hal ini dari Satker terkait, semisal untuk mengguatkan permodalan ataupun pelatihan-pelatihan usaha.

Demikian diungkapkan Walikota Pagaralam dr. Hj. Ida Fitriati Mkes belum lama ini. Dirinya juga menyinggung, bahwa para pelaku usaha kecil atau industri rumah tangga (usaha mikro, red) perlu dilakukan pembinaan atau pelatihan.

“Kita harapakn mereka (usaha kecil dan mikro, red) tidak semata dibina, namun bagi mereka yang kekurangan modal menjadi perhatian penting dan dicarikan solusinya. Sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan,” ungkap Ida.

Untuk itu, melalui dinas, badan dan instansi terkait agar kiranya bisa mengakomodirnya, agar mereka bisa mampu untuk bersaing dan tumbuh. Tentunya dengan serangkaian program

Mendidik, dengan mendayakan masyarakat, di antaranya pelatihan keterampilan dan ilmu, namun tidak sekedar teori semata, juga harus didampingi dan bila perlu disertai dengan pinjaman modal.

“Salahsatu upaya ini selain menggeliatkan ekonomi kerakyatan, juga sekaligus diharapkan mampu menanggulangi kemiskinan, yang saat ini angka kemiskinan Pagaralam mencapai sekitar 9 persen dari jumlah penduduk,” jelas Ida.

Sementara, pendataan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar (Disprindagkop UKM dan PP) Kota Pagaralam, bahwasanya pelaku ekonomi kecil yang tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Kota Pagaralan kian tenggelam, padahal cukup mendominasi dalam merekrut tenaga kerja dalam mengatasi pengangguran saat ini. Terdata di 2012, jumlah pelakunya justru turun jika dibandingkan dengan 2011.

Di 2012 silam, terdapat sekitar 539 industri kecil, dengan mempekerjakan sedikitnya 1.224 tanaga kerja dan 162 industri rumah tangga, memperkerjakan sekitar 450 orang. Sedangkan di 2011, terdapat 796 industri kecil dengan menyerap 1.141 tenaga kerja dan 148 industri rumah tangga dengan 468 tenaga kerja.

Sebelumnya, dikatakan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Udaha Kecil dan Mikro dan Pengelolaan Pasar (Disprindagkop UKM dan PP) Kota Pagaralam, Rahmad Madroh, beberapa kendala yang dihadapi pelaku industr kecil khususnya, tidak hanya semata dengan terganjal modal. Namun, masih belum adanya keseriusan masyarakat untuk menggeluti dunia wirausaha, lantaran masih mengandalkan untuk bertani atau berkebun sebagai mata pencaharian utamanya. “Tak terlepas dari upaya Disperindagkop melakukan pembinaan dengan pelatihan-pelatihan dan memberikan sarana dan prasarana, salahsatunya bagi industri kecil,” ungkap dia. (06/CE-V)

 

Previous Kirim 2 Pecandu ke Pusat Rehabilitasi
Next Harga Tinggi, Jual-Beli Kopi Masih Sepi