Wako Kecewa Paripurna Batal


PAGARALAMPOS, Pagaralam – Rapat paripurna yang mengagendakan pengesahan Raperda yang diajukan Pemkot Pagaralam sekaligus penutupan paripurna ke X akhirnya batal dilaksanakan, hal ini membuat pihak eksekutif dalam hal ini Walikota Pagaralam dr Hj Ida Fitriati Mkes dan Wakil Walikota Novirza sempat kecewa dan menilai DPRD Kota Pagaralam tidak Profesional.

“Bagaimana tidak kecewa kami selaku pihak eksekutif Pemerintah Kota Pagaralam sangat menyayangkan, sudah lama menunggu sejak pukul 12.30 WIB hingga 15.00 WIB tapi paripurna pada Rabu (24/12) tidak juga kunjung dimulai tanpa penjelasan yang pasti,” tegasnya

Sambungnya, bahkan ada agenda pengesahan Raperda dalam paripurna ini dibatalkan, Perda itukan untuk kepentingan masyarakat, agar arah maupun acuan kegiatan pembangunan di Kota Pagaralam dapat berjalan terencana seusai aturan yang ada.

Ditambahkan Novirza, DPRD Kota Pagaralam harusnya berfikir professional, mereka tentunya belum lama ini barusaja pulang dari studi banding ke Kota Batam, terkait pembahasan Perda yang diajukan eksekutif yang menggunakan uang Negara, tapi apa hasilnya. Sedangkan Pengesahan Raperdanya sendiri tidak dilaksanakan.

“Padahal uang Negara sudah banyak dihabiskan, studi banding yang dilaksanakan terkesan mubazir sia-sia saja,” terangnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Pagaralam Ruslan Abdul Gani SE melalui Sekwan Patriot A Mundra didampingi Kabag Humas Dra Kun Widiatsari mengungkapkan, batalnya sidang penutupan paripurna ke X sekaligus mengagendakan pengesahan Raperda dikarenan tidak kourumnya anggota dewan yang hadir.

“Kami membantah, batalnya agenda paripurna ini dikarena adanya kepentingan tertentu, ini murni lebih disebabkan tidak kourumnya anggoat dewan yang hadir sehingga sidang tentunya tidak bisa dilaksanakan,” tukasnya seraya mengatakan, untuk agenda pengesahan raperda ini akandisusun ulang, kemungkinan senin (29/12) dilaksanakan penutupan paripurna X, sekaligus pengesahan Raperda. (08)

Previous Libatkan 235 Personel Gabungan
Next Kakao Tembus Rp 25.000 Perkilogram