Wadah Berhimpun untuk Mengoptimalkan Fungsi


Foto : Dok/Pagaralam Pos WAKIL RAKYAT : Suasana di dalam gedung DPRD Pagaralam di kompleks perkantoran Gunung Gare, beberapa waktu lalu.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Keberadaan fraksi diatur dalam Undang-undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Inilah sebabnya di DPRD Pagaralam ada fraksi yang saat ini jumlahnya ada enam.

Menurut UUMD3, fraksi dibentuk untuk mengoptimalkan pelaksanaan fungsi serta wewenang dan tugas DPRD kabupaten/kota berikut hal dan kewajibannya. “Fraksi dibentuk sebagai wadah berhimpun anggota DPRD kabupaten/kota,”demikian bunyi pasal 374 ayat 1.

Dalam ayat 2 di pasal yang sama, dinyatakan setiap anggota DPRD kabupaten/kota harus menjadi anggota salah satu fraksi. Maka, tak ada satupun anggota dewan yang non fraksi. Sedangkan di ayat ketiga dinyatakan, setiap fraksi di DPRD kabupaten/kota beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD kabupaten/kota.

Selanjutnya di ayat keempat, disebutkan Parpol yang jumlah anggotanya di DPRD kabupaten/kota mencapai ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat tiga atau lebih dapat membentuk 1 (satu) fraksi. Ayat inilah yang jadi dasar bagi PKS membentuk fraksi penuh. Sebab anggota dewan dari PKS ada tiga yang sama dengan jumlah komisi DPRD. Demikian pula dengan F-Golkar, F-Nasdem, F-Gerindra, dan F-PDI P yang merupakan fraksi penuh.

Di ayat kelima dinyatakan, Parpol yang jumlah anggotanya di DPRD kabupaten/kota tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat tiga, anggotanya dapat bergabung dengan fraksi yang ada atau membentuk fraksi gabungan. Inilah yang jadi dasar bagi PAN untuk bergabung dengan F-PKS. Pun dengan Demokrat yang gabung dengan F-Nasdem, dan PKB gabung dengan F-Gerindra.

Sementara itu ayat enam menyatakan , dalam hal tidak ada satu Parpol yang memenuhi persyaratan untuk membentuk fraksi, maka dibentuk fraksi gabungan. Inilah yang jadi dasar bagi Hanura dan PKPI untuk membentuk F-Gabungan. Maka, saat ini DPRD Pagaralam memiliki enam fraksi, yaitu Fraksi PKS, F-Golkar, F-PDI P, F-Nasdem, F-Gerindra, dan F-Gabungan. (Pid11)

Previous Gaji 13 Tunggu Surat Edaran
Next 17 Agustus, Merah Putih Berkibar di Puncak Dempo