Vanili ‘Emas Hitam’ Bernilai Jual Tinggi


Foto : Madhon/Pagaralam Pos KEBUN VANILI : Susno Duadji meninjau lokasi perkebunan Aldeoz Agro yang kini tengah mengembangkan tanaman vanili bernilai ekonomis tinggi.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Menjadi seorang petani, harus memiliki perhitungan matang. Inilah yang dilakukan Komjen Pol (Purn) Susno Duadji, dengan mengubah areal sawah di areal Aldeoz Agro menjadi perkebunan kopi.
“Mengapa sawah diubah menjadi kopi ? karena dalam perhitungan ekonomis, lebih menguntungkan kopi. Sawah dengan lahan 1 hektar sudah hebat di Pagaralam ini menghasilkan 6 ton gabah. Dari 6 ton gabah, kalau gabah harganya Rp400 ribu berarti Rp24 juta, hitungannya 50% untuk cost, tinggal lagi Rp12 juta jadi masanya tinggal 6 bulan, karena 3 bulan padi di tanam baru panen, tapi proses awal ada,” ujar Susno.
Selain kopi, kata Susno, yang tak kalah memiliki harga jual tinggi, yakni ada tanaman ‘emas hitam’ atau biasa disebutnya dengan vanili, mengingat dalam 1 kilogram vanili, harga jualnya bisa mencapai Rp4,5 juta hingga Rp5 juta. “Tanaman vanili ini sendiri, dapat dijadikan untuk tambahan penghasilan dari kebun kopi. Setiap hari juga bisa dibuka di Google berapa hari vanili, karena harga vanili ini sama seperti halnya dengan harga jual saham, bahkan di Google pun ada keterangan harga vanili Pagaralam,” terangnya. (Cg09)

Previous Masukan Bahasa Besemah di Mulok Sekolah
Next Terkendala Bahan Baku dan Pemasaran