Usai Kabut Asap, Waspadai Banjir dan Tanah Longsor


Foto : dok/Pagaralam Pos DRAINASE : Jalan gunung langganan terendam banjir saat musim penghujan beberapa waktu lalu, selain drainase kecil juga banyak disesaki tumpukan sampah rumah tangga.
Foto : dok/Pagaralam Pos DRAINASE : Jalan gunung langganan terendam banjir saat musim penghujan beberapa waktu lalu, selain drainase kecil juga banyak disesaki tumpukan sampah rumah tangga.

PAGARALAMPOS, Pagaralam – Kemungkinan usai kemarau panjang dalam waktu dekat akan memasuki musim penghujan, untuk itu setelah bencana kabut asap warga diminta mewaspadai potensi banjir dadakan termasuk tanah longsor disejumlah wilayah rawan bencana. Hal ini dikemukakan Kepala BPBD Pagaralam Herawadi melalui Kasi Bantuan Logistik dan Kesiapsiagaan Kusmi Effendi.

Menurutnya, sudah sejak seminggu ini Kota Pagaralam mulai diguyur hujan meski intensitasnya masih rendah belum cukup tinggi curah hujan yang dihasilkan, meski turun hujan sedikit menyebabkan cuaca yang tadinya ada kabut asap dan berdebu kini sudah sangat berkurang.

“Kedepan diprediksi intensitas hujan cukup lebat, untuk itu diimbau warga yang bermukim di daerah rawan kebanjiran mewaspadainya, dikhawatirkan terjadi banjir dadakan yang disebabkan ada saluran air tersumbat sampah maupun disebabkan fenomena alam,” katanya.

Sementara itu Walikota Pagaralam dr Hj Ida Fitriati Mkes mengungkapkan, untuk menghadapi musim penghujan usai musim kemarau yang berkepanjangan, dimbau kepada SKPD terkait lebih sigap dan tanggap merespon berbagai potensi yang bisa diantisipasi bila terjadi bencana alam banjir maupun tanah longsor.

Terpisah Petugas Pos Pemantauan Gunung Api Dempo Mulyadi mengatakan, dari pengamatan hasil rekaman alat seismograf terpantau terjadi angin kencang selama sepekan tengah melanda puncak gunung api dempo dan sekitarnya. “Untuk aktifitas kegempaan belum terpantau menunjukkan peningkatan aktifitas, masih adem ayem tetap berada di level I aktif normal,” pungkasnya. (08)

 

Previous Berhasil Padamkan 54 Titik Api
Next Kendaraan Asal Pakir, Jalan Langganan Macet