Tradisi Hukum Adat, SAD Tempuh Perjalanan 3 Bulan


Foto: Rendi/Pagaralam Pos KUBU: Pol PP Kabupaten Lahat Saat Menjemput Suku Anak Dalam, yang Masuk Dalam Wilayah Lahat, kemarin.
Foto: Rendi/Pagaralam Pos
KUBU: Pol PP Kabupaten Lahat Saat Menjemput Suku Anak Dalam, yang Masuk Dalam Wilayah Lahat, kemarin.

PAGARALAM POS, Lahat – Sebanyak 31 Suku Anak Dalam (SAD) dari Daerah Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangon, Provinsi Jambi, cukup menyita perhatian masyarakat, sebab suku anak dalam atau yang lebih di kenal dengan sebutan Kubu ini, masuk ke wilayah Kota Lahat dengan berjalan kaki menempuh puluhan kilometer dari tempat asalnya. Hal ini langsung direspon Dinas Sosial, dan Dinas Pol PP Kabupaten Lahat, yang langsung  menjemput dan menjamunya di halaman Kantor Dinsos Lahat, kemarin.

“Baru pagi ini, suku anak dalam tiba di Lahat, disini ada sebanyak 31 anggota keluarga. Yang terdiri dari laki-laki dewasa, perempuan serta anak-anak. Dan sengaja kita kumpulkan di Dinkessos Lahat ini untuk menanyakan langsung maksud dan tujuan kepada mereka,” ujar Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Lahat, Drs H Harinus MM, kemarin.

“Karena kawasan hutan mereka banyak yang terbakar pas kemarau kemarin, terpaksa suku kubu berjalan kaki melintasi jalan raya, tetapi kita tidak tahu tujuannya kemana, yang pasti mereka berjalan kaki harus dilakukan tiga bulan lamanya, atas tradisi hukum adat suku mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Merengkuh (48) ketua rombongan Suku Anak Dalam ini mengatakan, mereka melakukan perjalan ini, dalam tradisi hukum adat. “Hanya kebetulan numpang lewat saja pak, ia juga mengungkapkan sangat berterimah kasih kepada bapak bapak yang sudah memberikan bekal untuk melanjutkan perjalanan mereka,” ungkap Merengkuh yang belum lantas berbahasa Indonesia. (mg21)

#baca berita selengkapnya…terbit 30 mei 2016#

Previous Bantu Percepatan Bangun Masjid Al-Ma’arif
Next Petani Tewas Disambar Kereta Api