Tolak Ikut Debat, Selain Kehilangan Momentum, Begini Sanksi Diterima Paslon


Foto: Ist/Pagaralam Pos

PAGARALAM POS, Pagaralam – Debat publik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum bersifat wajib. Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam yang menolak ikut debat terancam kena sanksi.




Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi SE MSi menyatakan, debat publik wajib diikuti semua Paslon. Bila menolak untuk ikut, Yenli menyebutkan Paslon tersebut akan dikenakan sanksi.




“Sanksinya, mulai sisa iklan tak ditayangkan dan diumumkan KPU, bahwa yang bersangkutan tak mengikuti debat,” ucap Yenli, ditemui Pagaralam Pos usai rapat koordinasi membahas debat publik putaran pertama di kantor KPU, Rabu (21/3).




Diakuinya, bila Paslon tidak mengikuti debat, justru akan mengalami kerugian. Mereka akan kehilangan momentum untuk menyampaikan visi dan misi berikut program kerja. Diharapkan semua Paslon dapat mengikuti debat. “Kita berpikir positif dulu. Apalagi dalam rapat hari ini tim penghubung Paslon hadir,” ucapnya. (11)

Previous Patuh dan Taat Pajak, PT PMP Diganjar Penghargaan
Next Saat Debat Publik, Kehadiran ASN Diklaim tak Salahi Aturan