Tips menghindari serangan Harimau


Foto : Jorgi Mapatera for Pagaralam Pos




Peneliti Mamalia LIPI Maharadatun Kamsi menyebut harimau sensitif terhadap bunyi-bunyian dan satwa yang paling efisien dalam berburu. Dia menyarankan agar warga bepergian secara berkelompok. Datun juga menyarankan agar warga memakai topeng pada sisi kepala bagian belakang.

“Ketika kita pergi itu usahakan jangan sendirian, ramai-ramai itu lebih aman. Kemudian bepergian itu kita bikin suara, kegaduhan aja, entah kaleng yang dipukul, biasanya mercon dia agak takut,” kata Datun saat berbincang.

“Yang menarik sifat harimau itu menerkam dari belakang, dan yang diterkam itu bagian fatal kayak leher. Dia itu karena sifatnya menerkam dari belakang, merupakan binatang satwa yang sangat efisien (dan menyasar) titik lemah mangsa.
Strateginya biar dia bingung, pakai topeng di belakang kita. Di India sering dilakukan seperti itu,” terangnya.

Datun menjelaskan memang butuh ketenangan saat menghadapi harimau. Datun mengingatkan jangan sampai saat panik dan lari saat bertemu harimau.

“Kalau ketemu langsung, ini memang butuh ketenangan dan kematangan kita ya. Ketika lari harimau melihatnya ‘ini mangsa saya akan saya terkam’, dan harimau merasa lebih kuat. Otomatis akan dikejar, harimau ini pemanjat ulung, kalau kita ketakutan dan naik pohon risikonya tidak mampu atau malah terjatuh karena panik,” katanya.

“Yang penting jangan panik, jangan lari tapi jaga jarak. Usahakan kita dalam posisi lebih kuat, lebih berwibawa dari dia, dia akan kalah. Kalau tenang kita pergi dilengkapi tongkat, 2 meteran itu secara psikis akan membuat harimau kalah,” pesan Datun.

Datun menambahkan harimau merupakan satwa yang aktif pada pagi hari dan saat remang-remang atau sehabis maghrib. Sebab, harimau menyesuaikan aktivitasnya dengan mangsanya.

“Jam aktif itu selepas maghrib, remang-remang, kemudian pagi hari saat keluar dari sarang. Karena aktivitas itu tergantung dari mangsanya juga. Kalau mangsanya seperti rusa, babi hutan dia aktifnya malam, ketika dia akan memangsa kijang atau kancil dia akan bergerak siang hari,” paparnya.

Demikian tips menjaga keselamatan diri dalam menghadapi ancaman harimau menurut Ahli LIPI Maharadatun Kamsi

Dikutip dari : detik.com




Tips lainnya menghindari serangan harimau.

1. Cobalah tetap tenang dan berjalanlah mundur dengan perlahan.

Apabila harimau mengikuti Anda atau mulai menggeram dan terlihat siap menyerang, usahakan untuk tetap tenang. Jangan menatap mata harimau, tetapi arahkan ke tubuhnya. Berjalanlah ke belakang dengan perlahan dan tahan keinginan Anda untuk membalikkan tubuh dan berlari.

*Terus berjalan mundur hingga harimau menghilang dari pandangan, kemudian berbalik dan bergeraklah secepat mungkin untuk menjauh dari lokasi tersebut.

2. Buatlah tubuh Anda menjadi besar.

Usahakan untuk membuat diri Anda terlihat dan merasa berani. Apa pun yang Anda lakukan, jangan lari. Lari dari hadapan harimau malah akan membuatnya menyerang Anda. Harimau yang sedang ragu-ragu akan langsung menyerang apabila Anda lari. Sambil berjalan mundur dengan perlahan, berdirilah setinggi mungkin.

*Berdirilah dengan tegak untuk menghilangkan kesan bahwa Anda adalah mangsa yang tidak berdaya.
Anda akan terlihat lebih lemah dan kecil jika berjongkok, dan ini bisa meningkatkan kemungkinan harimau akan menyerang.

3. Usir harimau yang menyerang dengan suara.

Bahkan suara yang biasa saja dapat menakut-nakuti harimau apabila hewan tersebut tidak terbiasa dengan suara itu. Buatlah suara yang bising dengan benda apa pun yang Anda miliki, terutama apabila tindakan ini bisa menghasilkan suara yang keras atau tidak wajar.

a. Apabila Anda mempunyai senjata api, tembakkan senjata tersebut ke udara.

b. Apabila Anda memiliki pistol suar (signal flare), nyalakan suarnya dan peganglah di depan tubuh Anda.

c. Gemerincingkan atau guncangkan benda-benda yang terbuat dari logam atau kaca.

d. Apabila Anda mencoba untuk berteriak ke arah harimau, lakukan tindakan ini dengan penuh keyakinan. Apabila suara Anda terlihat gugup, ini bisa mendorong harimau untuk menyerang.

4. Kenakan topeng yang menghadap ke belakang.

Apabila Anda berada di suatu tempat yang orangnya sering diserang dan dibunuh oleh harimau , kenakan topeng yang dihadapkan ke belakang. Topeng yang menghadap ke belakang dapat mengelabui harimau, yang suka menyelinap dari belakang mangsanya.

Dengan mengelabui harimau agar mengira Anda mempunyai mata di belakang kepala, Anda dapat mencegahnya agar tidak memangsa Anda.

Walaupun telah diketahui bahwa harimau suka menguntit manusia, hewan ini tidak menyerang orang yang mengenakan topeng yang menghadap ke belakang.

5. Tetaplah tenang dan diam ketika Anda melihat harimau sebelum harimau tersebut melihat Anda.

Apabila harimau belum menyadari kehadiran Anda, usahakan untuk pergi dari tempat tersebut sebelum harimau melihat Anda. Mungkin Anda akan lebih menarik perhatian jika bergerak. Jadi, tunggulah hingga harimau pergi sendiri. Jika harimau telah pergi, bergeraklah dengan tenang dan hati-hati ke tempat yang aman (idealnya ke arah yang berlawanan)

6. Hindari membuat harimau marah dengan cara apa pun.

Jangan membuat harimau atau hewan besar jenis apa pun marah. Harimau akan membalas agresi dengan agresi dan akan menyerang Anda sebagai bentuk pertahanan diri.

a.  Jangan melemparkan benda apa pun ke arah harimau atau mencoba memukulnya dengan sesuatu.

b. Apabila Anda menyerang harimau untuk mengalihkan perhatian agar hewan tersebut tidak mencelakai orang lain, gunakan benda apa pun yang ada untuk memukulnya sekeras mungkin.

c. Teruslah berteriak pada harimau. Selain untuk mengintimidasi, tindakan ini dapat mengalihkan perhatian harimau dari korbannya.

Dikutip dari www.wikihow.com
Semoga bermanfaat.🙏🏻🙏🏻




Previous Warga Muara Payang Masih Dihantui "Auman" Harimau
Next Pasang Kandang Jebakan Buat Harimau