Tipidkor Incar 4 TSK Dugaan Korupsi BAZ


PAGARALAM POS, Pagaralam – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Pagaralam, dalam waktu dekat akan tetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi dana Badan Amil Zakat (BAZ) di empat satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dengan total kerugian diperkirakan lebih dari Rp400 juta.

Pengusutan kasus adanya dugaan korupsi uang zakat pegawai ini, diungkapkan Kapolres Pagaralam, AKBP Saut P. Sinaga, didampingi Kasat Reskrim, AKP JK Nababan, melalui Kanit Pidkor, Bripka Candra Putra, kemarin (26/1).

Dikatakannya, pengusutan sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu dan saksi sudah dilakukan pemeriksaan terhadap pengelola zakat di empat SKPD dimaksud.

“Adapun sumber dana BAZ yang digelapkan yaitu di Kecamatan Pagaralam Utara, Badan Pol PP, Dinas PU dan Dinas Peternakan dan Perikanan. Total dugaan kerugian ditaksir sekitar Rp400 juta, dengan rincian Rp255 juta, Rp175 juta, Rp37 juta, Rp17 juta di empat SKPD tersebut, yang dilakukan pengelola zakat (bendahara, red) kurun waktu sejak 2014 silam,” beber Chandra.

Dia juga mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan nilai kerugian sudah bisa disimpulkan, sebelum dilakukan penetapan tersangka dugaan korupsi dana umat atau BAZ. “Dipastikan ada 4 orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka korupsi BAZ di empat SKPD tersebut, saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk melengkapi berkas penetapan para tersangkanya,” ujar dia.

Disinggung mengenai nama-nama para tersangkanya, Chandra mengaku belum belum bisa disebutkan nama-namanya, karena proses dalam penyidikan lebih lanjut. Disinggung apakah kasus dugaan korupsi bakal menjalar ke tingkat kota? Jawab Chandra, dirinya belum bisa berkomentar lebih lanjut dan mengapa tidak, jika adanya laporan dan temuan di lapangan tetap dilakukan pengusutan. “Mengenai kasus ini, para tersangkanya bakal dijerat pasal 8 UU Tindak Pidana Korupsi,” jelasnya.

Sementara itu, Kajari Kota Pagaralam, Ranu Indra SH, melalui Kasi Intel, Syahril Siregar mengatakan, terkait pengusutan kasus dugaan korupsi BAZ tingkat SKPD ini, pihaknya sudah menerima surat perintah dimulainya penyelidikan (SPDP) dari Polres Pagaralam. “Hari ini (kemarin, red) SPDPnya dari Polres untuk tindaklanjut penetapan tersangka dugaan korupsi BAZ di lingkungan Pemkot Pagaralam sudah kita terima,” ujar dia seraya mengatakan siap melakukan penahanan kepada para tersangka jika berkasnya sudah P21. (06/CE-V)

Previous Uji Kemampuan Lewat Persami
Next PPK dan PPTK Proyek Air Jemair Diperiksa