Tingkatkan Produksi, Kualitas Dijaga


Foto : gusti/Pagaralam Pos SERAHKAN BANTUAN : Secara simbolis Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni serahkan bantuan sarana pengembangan kopi dari Pemerintah Pusat

PAGARALAM POS, Pagaralam – Upaya meningkatkan produktifitas komoditi pertanian kopi Pagaralam, Pemerintah Kota Pagaralam bakal terus menggelontorkan satu juta bibit stek kopi kepada para petani selama lima tahun berturut.
“Tahun depan pemerintah kembali akan membagikan sebanyak satu juta bibit stek kopi. Program ini melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah,” ungkap Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH disela penyerahan bantuan BPM PPMK kepada LKM Maju Bersama di Kelurahan Candi Jaya, Kecamatan Kecamatan Dempo Tengah, kemarin (8/9).
Bantuan jutaan bibit stek kopi ini sebut Kak Pian diperuntukkan bagi lahan pertanian kopi seluas sekitar 8 ribu hektar tersebar di wilayah Kota Pagaralam. “Stek kopi tidak akan merugikan para petani kehilangan penghasilan, hanya menunggu sekitar satu tahun petani sudah bisa menghasilkan jika tanaman kopi dirawat dengan baik,” jelasnya.
Program ini sambung Kak Pian harus beriringan dengan meningkatnya hasil produksi kopi juga kualitas produksinya. “Saya instruksikan kepada semua camat supaya tidak ada lagi menjemur kopi di jalan. Menjemur kopi dijalan akan merusak nama Kopi Pagaralam. Jika kualitas dijaga tentunya dapat dapat bersaing dengan daerah penghasil kopi lainnya di nusantara,” katanya.

Jangan Lupa Brand Pagaralam
Kak Pian mengacungi jempol kepada petani di Kota Pagaralam yang sudah melirik kopi premium. Diapun mengaku bangga karena saat ini di Pagaralam petani kopi sudah mulai mengemas beragam brand kemasan berbeda. “Brand terserah apa saja, namun ada tapinya. Saya harapkan tidak lupa mencantumkan nama Pagaralam diujung brand atau di kemasan,” katanya
Sementara terkait pasar kopi premium kurun beberapa tahun lalu sudah terdengung dari kalangan petani kopi yang mulai merubah pola tanam hingga pasca panen kopi. “Kendati permintaan pasar masih terbatas selain memenuhi kebutuhan kedai kopi, juga juga berinovasi menembus pasar online. Tentunya dengan kopi kualitas pemium baik itu greenbin (biji hijau), roastbin, atau kopi bubuk,” tambah Rio salahsatu pelaku usaha kopi premium. (Ag08/Dep12/Atg06)

Previous Jumlah Pemilih Meningkat
Next Minimalisir Cluster ASN