Tiga Jembatan Rusak


Foto : Adi/Pagaralam Pos
RUSAK : Sejumlah jembatan rusak, tanah longsor dan pohon tumbang, akibat curah ujan tinggi

*Tanah Longsor dan Pohon Tumbang
PAGARALAM POS, Empat Lawang
– Intensitas curah hujan yang semakin tinggi di Kabupaten Empat Lawang, mengakibatkan beberapa aliran sungai di Bumi Saling Kruani Sangi Krawati meluap. setidaknya tiga jembatan gantung rusak, tanah longsor dan pohon tumbang.

Misalnya jembatan gantung di Desa Talang Randai Kecamatan Paiker,di Desa Lesung Batu Lintang Kanan, sedangkan pohon tumbang dan tanah longsor di Desa Cangguh Kecamatan Talang Padang serta banjir di Desa Batu Raja Lama dan Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi.



Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang Kuswinarto mengatakan, kejadian tersebut di akibatkan curah hujan yang tinggi mengguyuri Kabupaten Empat Lawang sejak dua hari terakhir ini.”Intensitas curah hujan yang lebat mengguyur Empat Lawang dalam dua hari ini yang mengakibatkan tanah menjadi erosi dan debit sungai meninggi, sehingga mengakibatkan beberapa jembatan gantung di Empat Lawang mengalami kerusakan di terjang aliran sungai,” ungkap Kuswinarto.

Atas kejadian bencana alam tersebut, kerugian belum bisa di taksir, berapa kerugian yang di alami warga dan pemerintah dalam banjir bandang tersebut. “Belum bisa di takar berapa kerugian yang di alami, terjadinya bencana alam yang menyapu beberapa jembatan dan lahan perkebunan warga,” jelasnya.



Pihkanya mengimbau masyarakat agar tetap selalu waspada, mengingat musim penghujan yang bisa berdampak longsor dan banjir. “Kepada masyarakat Empat Lawang yang rumahnya di pinggiran sungai dan di bawah lereng tebingan, agar selalu berhati hati, mengingat intensitas curah hujan yang semakin tinggi, bisa berdampak longsor dan banjir,” imbuhnya.

Camat Paiker Noverman mengaku tekejut mendapat laporan musibah ini, pihaknya langsung menuju ke lokasi melihat langsung kondisi dilapangan. Salah satunya lokasi pangkal jembatan Desa Lawang Agung Kecamatan Pasemah Air Keruh yang mengalami erosi, dan bukan hanya jembatan, lahan persawahan milik warga juga ikut terendam. “Ya erosi pangkal jembatan diakibatkan eksistensi air hujan yang deras mulai kemarin dan tadi malam. Kejadiannya tadi malam saya mendapatkan laporan sekitar jam 6 pagi, Jalan tersebut penghubung Desa Bandar Agung – Desa Lawang Agung,” kata Camat Paiker Noperman. “Rencananya, Kades dan warga akan bergotong royong memperbaiki erosi jembatan tersebut, kalau sudah mentok baru kita akan meminta bantuan kepada Pemerintah Empat Lawang,” jelasnya.



Kades Lawang Agung Sidik mengatakan erosi pangkal jembatan terjadi pada malam hari, diakibatkan hujan lebat mengguyur Kecamatan Paiker. “Ya tadi malam kejadiannya, hujan deras membuat volume sungai yang ada di paiker meninggi,” tukasnya.

Kemudian, bencana alam juga terjadi di Desa Cangguh Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang. Dari Informasi yang didapat, kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu (25/1 ), sekira pukul 12:00 WIB, yang menyebabkan lalulintas sempat terhambat, dikarenakan pohon yang tumbang menutupi ruas jalan penghubung Kecamatan Tebing Tinggi -Talang Padang. Pihak BPBD dan masyarakat setempat dengan menggunakan alat seadanya bergotong membersihkan eks runtuhan dan material longsor yang menutupi ruas jalan. (Ac07)

Previous “Widya”, Jangan Hanya Andalkan Groud Card
Next Grab Berikan Asuransi untuk Penumpang dan Pengemudi