Tidak Maksimal, Bantuan Koptan Ditarik


Foto: adi/Pagaralam Pos Bantuan: Plt Bupati Empat Lawang meninjau handtraktor yang akan diserhakan kepada kelompok tadi, kemarin.
Foto: adi/Pagaralam Pos
Bantuan: Plt Bupati Empat Lawang meninjau handtraktor yang akan diserhakan kepada kelompok tadi, kemarin.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DP3) Kabupaten Empat Lawang, Rudianto SP mengatakan akan menarik bantuan alat pertanian yang diberikan kepada kelompok tani. Penarikan ini bukan tanpa alasan jika handtraktor maupun power thresher (mesin gledek) tidak digunakan maksimal.

“Masih banyak kelompok tani lain yang membutuhkan, penyerahan bantuan ini akan kami awasi, makanya harus dimanfaatkan scara maksimal,” ujar rudianto di acara gerakan tanam serentak sekaligus penyerahan bantuan peralatan pertanian, kemarin.

Selanjutnya Rudianto mengaku, pihaknya mendapat sorotan langsung dari pihak Kementrian Pertanian yang mengucurkan bantuan. Tak lain, mengejar pencapaian target peningkatan produksi padi jagung dan palawija di Empat Lawang ini. “Pesan Pak Dirjen, sejak bantuan diberikan, sejak itu juga pengolahan lahan pertanian dilakukan, kalau tidak sanggup alihkan ke kelompoj petani lain, karena taregt kita 4,000 hektar lahan baru,” imbuhnya.

Sementara perwakilan Kementerian Pertanian, Dedi Ruswansyah mengharapkan dengan adanya bantuan peralatan pertanian ini akan adanya peningkatan produksi. Sehingga target nasional kita surplus 10 juta ton ditahun 2017 dapat dicapai. Jika tahun sebelumnya alat pertanian hanya dibantu maksimal 10 unit saja sekarang tidak lagi. Bantuan mencapai 110 unit hendtraktor ditambah 7 unit power thresher, 13 unit perontok multi guna, traktor roda empat sebanyak 2 unit, 7 unit rice transplenter, 26 unit pompa air, dan 5 unit combine harvester.

Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah setelah menyerahkan handtraktor secara simbolis mengaku bersyukur dapat bantuan alat pertanian dari kementrian. “Memang tepat bantuan ini diberikan bagi petani Empat Lawang karena mayoritas warga disini bertani, mudah mudahan bisa meluaskan lahan tanam dna meningkatkan produksi yang dicapai,” pungkasnya. (07)

#beca berita selengkapnya…terbit 10 september 2016#

Previous Harus Berani Kawal Korupsi Sampai Tuntas
Next Dana Pilwako Dipastikan tak Diganggu Pilgub