Tidak Ada Salat Ied di Lapangan


Foto : ilustrasi DITIADAKAN : Pemerintah Kota Pagaralam sementara ini belum merekomendasikan salat Idul Adha diadakan dilapangan terbuka

PAGARALAM POS, Pagaralam – Seiring adanya peningkatan kasus corona di Kota Pagaralam, sehingga berubah menjadi daerah zona kuning. Terkait kondisi ini, Pemerintah Kota Pagaralam sementara ini belum merekomendasikan salat Idul Adha diadakan dilapangan terbuka.
Asisten I Agus Ahmad mengatakan, dengan situasi terkini, ditetapkanya Kota Pagaralam sebagai zona kuning oleh Gugus Tugas Provinsi, maka secara otomatis pelaksanaan salat Ied harus dipertimbangkan lagi. “Salat Ied di lapangan, biasanya di Lapangan Alun-alun merdeka, Lapangan Alun-alun Selatan serta Lapangan Villa eks MTQ Gunung Gare, sementara ini ditiadakan,” ujar Agus Ahmad.
Lanjut Agus Ahmad, merekomendasikan untuk salat Ied tetap dilaksanakan di masjid masing-masing. Meskipun salat Ied dilaksanakan di Masjid, protokol kesehatan tetap menjadi prioritas, seperti menghindari hal-hal yang bisa menjadi pemicu penularan virus corona. “Kita keluarkan edaran sekaligus imbauan keseluruh pengurus masjid yang ada di Kota Pagaralam,” katanya.
Sementara itu, Kakemenag Kota Pagaralam, H Win Hartan menambahkan, untuk mendukung pelaksanaan salat Idul Adha ditengah pandemi covid-19, pihaknya akan mengeluarkan panduan khutbah Idul Adha untuk seluruh masjid di Kota Pagaralam. “Diminta kepada seluruh pengurus masjid untuk khotib, pada pelaksanaan salat Ied nanti lebih memberdayakan masyarakat lingkungan masjid itu sendiri, kalau bisa tidak perlu mengundang khotib dari luar,” jelasnya. (Ag08)

Previous 14 Tahanan di Rapid Test
Next Hujan, Jangan Jadikan Alasan Buang Sampah