Terserang Tetelo, Puluhan Ayam Mati Mendadak


PAGARALAM POS, Pagaralam – Puluhan ayam dalam satu kandang, milik warga Dusun Sandar Angin, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, mati mendadak. Diduga ayam mati terserang virus.

Icen (29), warga setempat menuturkan, awalnya ayam miliknya ngorok dan berlendir. “Di kandang ini ada 17 ayam yang mati serentak. Mulai dari ayam kampung hingga ayam bangkok,” ungkap Icen.

Saat ini, warga katanya mengambil inisiatif kandang tersebut dibongkar dan dibakar agar ayam warga lainnya tidak ikut tertular. “Ini adalah langkah yang kita lakukan untuk mencegah jangan sampai ayam lain ikut tertular dan terserang oleh virus ini,” katanya.

Senada dikatakan Samsir (42), warga Kelurahan Pagaralam, musim panas dan diterpa hujan beberapa hari, membuat ayam sakit. Bahkan untuk anak ayam, sudah puluhan yang mati terserang virus. “Banyak yang mati, tetapi ada juga yang tidak. Ketika ayam sakit, diberi obat langsung sembuh. Kemungkinan ayam terserang tetelo,” kata dia.

Mengenai kondisi ini, pihaknya meminta kepada instansi terkait untuk memberikan bantuan obat berupa vaksin dan desinfektan. “Agar bakteri dan virus tidak menyebar, kita berharap pihak terkait bisa memberikan bantuan obat dan vaksin,” pintanya.

Terpisah, drh Anhar menuturkan, memang musim seperti sekarang ini virus dan bakteri mudah berkembang biak. Diharapkan pemilik pemeliharaan ayam untuk menjaga kebersihan kandang. “Kandang harus kering dan terjaga kebersihannya. Selain itu, penyemprotan desinfektan juga perlu dilakukan agar bakteri dan virus mati,” imbaunya. (09/CE-V)

Previous Dinsos Giat Bersih TMP
Next Proyek Irigasi Air Jemair Mubazir