Terjawab Sudah, LA Bukan Calon ‘Uculan’ dan Mecah Suara


Foto: Pidi/Pagaralam Pos
DITETAPKAN: KPU Pagaralam menetapkan enam Paslon Wako dan Wawako Pagaralam, yang akan bertarung di Pilkada 27 Juni 2018.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam, Kamis (12/2) pagi, secara resmi merilis enam nama Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota yang akan bertarung di Pilkada Pagaralam 27 Juni 2018 mendatang.




Enam Paslon Wako dan Wawako Pagaralam yang ditetapkan KPU itu, Ludi Oliansyah ST – Drs HA Fachri MM (LA), dr Hj ida Fitriati MKes – Ir Armansah MM (IdaMan), Alpian Maskoni SH –Muhammad Fadli SE (Alfad), Ir Gunawan MT – Febrianto SSi MH (Gun-Febri), dan Hermanto SH MSi – Ir Musabaqo (HM). Mereka ditetapkan dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Aula Serbaguna SDN 74 Pagaralam Kawasan Gunung Gare.




Dengan penetapan ini, Calon Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah ST mengakui, bila KPU sudah menjalankan tugasnya secara baik. “Secara pribadi sebagai Calon Walikota menganggap, jika KPU telah melaksanakan proses tahapan-tahapan, sehingga mereka (Calon, red) dinyatakan memenuhi syarat, alhamdulillah sekarang di Pagaralam ada enam Calon,” ujar Ludi, dibincangi usai rapat pleno.




Kak Ludi pun menyebut, silakan bagi para Calon, bergerak sesuai dengan apa yang diinginkan, dalam menyongsong takdir. “Karena ketentuan untuk menjadi pemimpin itu, sudah menjadi rahasia Allah SWT. Ditetapkannya saya sebagai calon, secara pribadi, Tim relawan, sahabat dan kerabat LA, sudah terjawab apa yang menjadi isu-isu yang berkembang selama ini di tengah masyarakat,” paparnya.




Isu santer berkembang itu, sebut Ludi, begitu banyaknya black campaign terhadap dirinya, mulai dari tidak lulus dari pencalonan, calon ‘uculan’ dan mecah suara. “Saya tegaskan disini, saya tidak akan menjual kepala, untuk kepentingan saya pribadi dan keluarga, tapi saya akan mempertaruhkan itu untuk kepentingan masyarakat banyak di Kota Pagaralam, sehingga apa yang selama ini mereka harapkan, menggantungkan satu harapan kepada pasangan LA, yang ingin lebih baik lagi dari sebelumnya bisa terwujud,” tegasnya.




Soal nomor urut diperoleh nanti, dengan nada lugas Ludi menyebut, semua itu tergantung dengan restu dari yang maha kuasa, terpenting dirinya bisa mendapatkan nomor. “Bila sudah mendapatkan nomor, berarti sudah resmi menjadi salahsatu Calon Walikota Pagaralam, yang akan berkompetisi memperjuangkan kepentingan masyarakat Pagaralam,” pungkasnya. (09)

Previous Pilih Baru atau yang Lama, Keputusan Akhir di Tangan Masyarakat
Next Disperindagkop Data 54 Ribu Alat UTTP di Pagaralam