Tanjung Taring Sasaran Berikutnya


Foto : Dok/Pagaralam Pos DEMI SINYAL : Lokasi pemasangan antena transitor di puncak sebuah bukit di Dusun Tanjung Keling, pekan lalu.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Warga Dusun Tanjung Taring, Kelurahan Burung Dinang, Kecamatan Dempo Utara bakal menikmati sinyal telepon seluler. Lurah Burung Dinang Franses Jhoniko SE mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan supaya Tanjung Taring dipasangi antena penangkap sinyal. “Kalau sekarang kan antena baru dipasang di Tanjung Keling. Kita berharap, Tanjung Taring juga begitu,” ujar Iko, saat ditemui Pagaralam Pos di kantornya belum lama ini.
Tanjung Keling dan Tanjung Taring memang susah sinyal. Ini membuat warga di dua dusun ini kesulitan untuk berkomunikasi lewat telepon seluler. Belakangan, antena penangkap sinyal dipasang di Tanjung Keling. Akhirnya warga di sana pun sudah bisa berkomunikasi lewat telepon seluler. “Kalau menelpon, sudah cepat tersambung,” kata Endang, Ketua RT 07 Dusun Tanjung Keling, ditemui Pagaralam Pos belum lama ini.
Namun, jangkauan sinyal dari antena ini hanya bisa menjangkau Dusun Tanjung Keling saja. Sementara, Tanjung Taring tak terjangkau. “Jangkauan sinyalnya 700 meter dengan sudut 60 derajat,” ujar Yudha, teknisi PT Picotel. Picotel adalah vendor yang bertugas memasang antena penangkap sinyal di Tanjung Keling.
Sementara ditambahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pagaralam, Jon Foster melalui Kabid Egoverment Komunikasi dan Informasi Boin Fajar Pertama dan Kasi Haris Heriyanto mengatakan, sesuai hasil kajian Cell Plan dan data survey lapangan menara telekomunikasi di Kota Pagaralam, masih terdapat 10 lokasi daerah belum terkoneksi signal atau blankspot tersebar di 10 kelurahan dan 3 kecamatan.
“Kecamatan Dempo Utara berada di Dusun Janang, Dusun Tanjung Taring dan Dusun Muara Siban, sedangkan di Kecamatan Dempo Tengah berada di Dusun Rimba Candi, Dusun Sukajadi dan sekitarnya dan Dusun Semidang Alas, Kecamatan Dempo Selatan berada di Dusun Tebat Benawa, Dusun Meringang dan Dusun Karanganyar dan sekitarnya kemudian komplek Bandara Atung Bungsu,” jelasnya.
Sambungnya, 10 lokasi blankspot secara bertahap akan masuk dalam penambahan infrastruktur telekomunikasi seluler di Kota Pagaralam. “Dari data yang ada jumlah BTS di Kota Pagaralam mencapai 37 tower BTS yang masih aktif, dengan artian jumlah ini sudah bisa mengcover koneksi signal mencapai 70 hingga 80 persen wilayah Kota Pagaralam,” katanya. (Ag08/Pid11)

Previous Jangkau Seluruh Kecamatan se-Pagaralam
Next Gambo Muba Bakal Masuk Mapel dan Kurikulum Sekolah