Tangkap Ikan dengan Disetrum Dikenai Pidana


PAGARALAM POS, Pagaralam – Mengantisipasi terjadinya kerusakan ekosistem sungai serta habitat ikan endemic akibat penangkapan ikan secara liar, seperti disetrum dan diracun, perairan umum seperti sungai dan tebat akan dilakukan pengawasan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kota Pagaralam Sukman SE, MM, melalui Kabid Perikanan Sarjanawi SP mengatakan, di sungai atau di tebat menjadi sasaran “favorit” tempat mencari ikan dengan cara disetrum atau diracun. Cara seperti ini akan terus diawasi. “Sudah jelas, cara menangkap ikan seperti ini (disetrum dan diracun) sangat dilarang dan bertentangan dengan hukum dan ada sanksi pidana,” tegasnya.

Sebelumnya dikatakan Walikota Pagaralam dr. Hj. Ida Fitriati Mkes, pelaku yang mengambil ikan dengan cara yang dilarang hingga berdampak pada kerusakan kelestarian habitat ikan, bisa terancam denda sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Pagaralam No.18 tahun 2003, dengan hukuman kurungan selama-lamanya 6 bulan atau denda setinggi-tinginya Rp.5 juta. (06/CE-V)

Previous Chikungunya Serang Warga Besemah Serasan
Next Siap Laksanakan Tes CPNS Mandiri