Tambang Galian C Banyak Tidak Berizin


PAGARALAM POS, Empat Lawang – Pertambangan galian C di wilayah Kabupaten Empat Lawang banyak yang belum memiliki izin. Selain itu, harga tambang berupa batu bujang yang dikelola masyarakat masih sangat murah, satu dump truk kecil hanya dihargai Rp50 ribu, padahal daerah lain satu kubik Rp30 ribu. Hal ini diungkapkan Ketua DPW Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Sumsel, Hirwansyah saat berkunjung ke Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Tambang rakyat yang ada nanti akan dihimpun dan dibina, jika belum ada izin akan diusulkan ke Pemerintah daerah supaya bisa diurus dan status mereka legal. Nah mengenai hal ini, Hirwansyah mengaku menindaklanjuti surat edaran DPP APRI yang bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Kami sempat mendata beberapa tambang di Tebing Tinggi. Melihat dampak lingkungan, dampak sosial ekonomi dan kepedulian pemerintah dari segi perekonomian dan segi kepedulian lingkungan,” bebernya.

“Di daerah lain harganya tidak seperti itu. Satu kubik batu bujang ataupun batu mangga berkisar Rp30 ribu. Di Tebing Tinggi satu truk hanya Rp50 ribu,” keluhnya.

Sementara, Ketua DPC APRI Empat Lawang, Markian alias Ion mengatakan, di Empat Lawang khususnya di Tebing Tinggi, memang masih banyak tambang yang belum memiliki izin. Dengan banyaknya tambang tak berizin ini akan berdampak dari segi lingkungan. “Dari hasil sementara baru satu tambang yang memiliki izin. Selebihnya bisa dikatakan ilegal. Di Tebing Tinggi ini sudah cukup banyak tambang, baik dari perusahaan maupun tambang rakyat atau manual,” bebernya. (07/CE-V)

#baca berita selengkapnya…terbit 31 mei 2016#

 

Previous Dana Urus Jenazah Sering Jadi Persoalan
Next Rp 80 Juta Upal dan 30 Kg Ganja Diamankan