Tak Laporkan Akun Kampanye Medsos, Parpol Kena Sanksi


PAGARALAM POS, Pagaralam – Belum ada satupun partai politik (Parpol) di Kota Pagaralam yang melaporkan akun kampanye di media sosial (Medsos) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Akibatnya, seluruh Parpol ini terancam kena sanksi. “Sampai dengan hari ini (kemarin, red), belum ada Parpol yang melaporkan akun kampanye di Medsos,” ucap Komisioner KPU Kota Pagaralam Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Irfan Amd, kemarin (2/10).




Padahal Irfan menyebutkan, tiap Parpol berkewajiban untuk melaporkan akun Medsos. Ini sudah diatur dalam PKPU tentang Kampanye. Tiap Parpol katanya menyebutkan bunyi PKPU, hanya boleh memiliki maksimal 10 akun kampanye per platform Medsos. Selanjutnya akun-akun kampanye di Medsos ini dilaporkan kepada KPU.




Sayangnya, tidak ada batasan waktu bagi Parpol untuk melaporkan akun kampanyenye ke KPU. Inilah sebabnya diakui Irfan, yang membuat Parpol ogah-ogahan melaporkan akun kampanye di Medsosnya ke KPU. Meskipun tidak berbatas waktu, Irfan menyatakan, sanksi bagi Parpol yang tidak menyampaikan akun kampanye di Medsos tetap ada. Sanksi ini diberikan karena akun kampanye Medsos dianggap tidak legal, karena tak terdaftar di KPU. Apa bentuk sanksinya? “Untuk sanksi itu diatur lebih lanjut dengan UU ITE,” jawabnya.



Caleg Setor ke Parpol
Akun-akun kampanye di Medsos yang dilaporkan Parpol, bisa saja dimiliki para Caleg. Para Caleg kata Irfan, yang membuat akun kampanye di Medsos wajib menyampaikan kepada Parpol pengusungnya. Selanjutnya, Parpol melaporkan akun-akun kampanye Medsos para Calegnya ke KPU.




Sebagaimana diketahui, masa kampanye Pemilu 2019 telah dimulai sejak 23 September lalu. Masa ini baru berakhir pada 13 April 2019 mendatang. KPU mengizinkan para Caleg untuk berkampanye sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. (11)

Previous Bangkitkan Semangat Pemuda, Peserta LLAP Mapatera Membludak
Next Jangan Salah Pilih Perjalanan Umroh !