Tak Keluarkan Surat Izin Keramaian Malam


Foto: Pidi/Pagaralam Pos IZIN KERAMAIAN: Untuk sementara waktu, Polsek Dempo Utara tidak akan mengeluarkan izin keramaian hiburan malam.
Foto: Pidi/Pagaralam Pos
IZIN KERAMAIAN: Untuk sementara waktu, Polsek Dempo Utara tidak akan mengeluarkan izin keramaian hiburan malam.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Terbitnya Perwako Pagaralam nomor 30 tahun 2016 tentang pembatasan jam tayang hiburan malam mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu di antaranya dari anggota DPRD Pagaralam, Ir Armansyah MM. Arman menilai Perwako tersebut sudah tepat. “Tentu kita sangat mendukung,” ucap Arman, ketika dihubungi Pagaralam Pos, kemarin, (5/10).

Dijelaskan, pembatasan jam tayang itu membuat rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat bisa terjaga. Sehingga, suasana di lingkungan masyarakat semakin kondusif. “Kalau terlalu larut malam kan, kenyamanan warga bisa terganggu,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Lurah Rebah Tinggi, Hendrianto Pasmahwijaya SE MM menyatakan, pihaknya mendukung penuh Perwako nomor 30 tahun 2016. “Hari ini (kemarin), kita melaksanakan sosialisasikan Perwako itu kepada masyarakat,” ucap Hendri. Dirinya berharap, dengan sosialisasi itu, Perwako itu bisa diketahui secara luas oleh masyarakat Kelurahan Rebah Tinggi.

Hal yang sama dilakukan Kelurahan Pagar Wangi. Lurah Pagar Wangi, Ali Asran SE mengimbau kepada warganya untuk mematuhi Perwako nomor 30 tahun 2016. “Kita imbau agar warga yang menggunakan hiburan malam dengan OT taat dengan Perda. Yakni, sampai jam 22.00 WIB,” katanya. “Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti di dusun Cawang Baru beberapa waktu lalu,” tambah Asran.

Seperti diketahui, Perwako Pagaralam nomor 30 tahun 2016 memang mengatur batas tayang bagi OT ketika di malam hari. Dalam regulasi anyar ini ditegaskan, bahwa batas tayang OT hanya sampai pukul 22.00 WIB. “Karena itu, kita tidak akan mengeluarkan izin keramaian malam. Untuk sementara,” tegas Kapolres Pagaralam, AKBP Pambudi SIK, melalui Kapolsek Dempo Utara, AKP Jalaludin, ketika dihubungi Pagaralam Pos. “Ini sesuai dengan instruksi Kapolres,” ujarnya.

Dijelaskan, itu untuk mencegah terjadinya peristiwa seperti di dusun Cawang Baru, Selasa dinihari lalu (4/10). “Tapi, kalau warga itu tetap ingin menggelar hiburan malam, ya silakan. Tapi, tanggungjawabnya ada di warga itu sendiri,” lanjutnya. (11/CE-V)

#Baca berita selanjutnya….terbit 6 oktober 2016#

Previous Samakan Persepsi Implementasi K13
Next Kisah Penyelamatan Polisi di Cawang Baru