Surplus Beras Dibayangi Alih Fungsi Sawah


Foto: Pidi/Pagaralam Pos LANTIK: Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati menandatangani berita acara pelantikan pengurus KTNA Pagaralam masa bakti 2014-2019, di Balaikota, kemarin.
Foto: Pidi/Pagaralam Pos LANTIK: Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati menandatangani berita acara pelantikan pengurus KTNA Pagaralam masa bakti 2014-2019, di Balaikota, kemarin.

PAGARALAM POS, Nendagung – Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati MKes memastikan Pagaralam saat ini tetap surplus beras. Dengan demikian Pagaralam masih bisa memasok kebutuhan beras buat daerah-daerah tetangga. “Iya, tetap. Sejak periode sebelumnya Pagaralam sudah surplus beras,” ucap Ida, saat ditemui Pagaralam Pos usai melantik pengurus kontak tani nelayan andalan (KTNA) Pagaralam, di Balaikota kemarin (10/12).

Namun diakui Ida, surplus beras tersebut bisa saja berubah. Salahsatu penyebabnya sebut dia, adanya alih fungsi sawah. Lahan sawah berubah fungsi menjadi rumah. Kendati demikian ditegaskan Ida, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah antisipasi. Caranya dengan membangun irigasi besar. “Makanya kita bikin irigasi air merah di kecamatan Dempo Selatan. Itu bisa mengairi 3000 hektar sawah. Saat ini titik nol pembangunannya sudah dimulai,” tuturnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Pagaralam, Jumaldi Jani SP MM menambahkan, alih fungsi sawah tidak akan membuat Pagaralam menjadi kekurangan beras. Sebab, kata Jumal, hal itu sudah ada solusinya. “Solusinya dengan memanfaatkan teknologi. Jadi, dengan teknologi, sekecil apapun lahan itu bisa dimanfaatkan dengan maksimal,” terang Jumal. Dengan demikian hasil yang maksimal tetap menjaga Pagaralam sebagai daerah yang surplus beras.

Bahwa saat ini masih ada beras dari luar masuk ke Pagaralam, itu menurut Jumal karena faktor letak Pagaralam. Kata dia, posisi kota Pagaralam masuk wilayah transit. Dengan demikian beras luar bisa masuk. “Beras luar itu pun kebanyakan untuk memasok daerah sekitar Pagaralam. Seperti Jarai, Tanjung Sakti, Lintang dan sebagainya,” sambungnya. (11/CE-V)

Previous Desak Pembangunan Jembatan Ponton
Next Jalin Komunikasi Baik dengan Pasien