Sungai Meluap, Delapan Jembatan Gantung Rusak


Foto : Adi/Pagaralam Pos
RUSAK : Salahsatu jembatan gantung yang rusak akibat suangi meluap, dan banjir di beberapa Desa.

*Beberapa Desa Banjir
PAGARALAM POS, Empat Lawang
– Luapan sejumlah sungai di Kabupaten Empat Lawang, merusak sedikitnya delapan jembatan gantung di tiga Kecamtan dalam wilayah Kabupaten ini, Rabu (1/1).

Informasi yang berhasil dihimpun, delapan jembatan gantung tersebut antara lain di Desa Landur, Desa Manggilan, Desa Batu Cawang dalam wilayah Kecamatan Pendopo. Selanjutnya jembatan gantung di Desa Pagar Jati Kecamatan Lintang Kanan, jembatan gantung Desa Canggu Kecamatan Talang Padang dan jembatan gantung Desa Terusan Lama Kecamatan Tebing Tinggi. Di Kecamatan Muara Pinang, sedikitnya dua jembatan gantung yang rusak akibat luapan sungai, antara lain di Desa Lubuk Ulak dan Desa Batu Galang.




Selain merusak delapan jembatan gantung, luapan sungai menyebabkan banjir di beberapa wilayah, salah satunya di Desa Baturaja Baru, Desa Baturaja Lama dan Desa Kotagading dalam wilayah Kecamatan Tebing Tinggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang, Kuswinarto mengatakan, penyebab meluapnya sejumlah aliran sungai di Empat Lawang, karena seluruh wilayah Kabupaten Empat Lawang dilanda hujan sejak Selasa (31/12) sore hingga Rabu (1/1) pagi. “Hujan deras memicu luapan sungai, teruatama Sungai Musi dan Sungai Lintang dan beberapa anak sungai lainnya di Empat Lawang,” kata Kuswinarto.

Pihaknya saat ini masih melakukan pendataan kerusakan fasilitas umum akibat diterjang luapan sungai. Sejauh ink kata dia, baru 6 jembatan gantung yang dilaporkan rusak diterjang luapan sungai. “Kerusakan terjadi dari rusak ringan hingga rusak berat. Laporan masuk juga menyebut terjadi kwantitas air melebihi abang batas aman di bendungan Lintang Kiri Kecamatan Muara Pinang, saat ini,” terang dia.




Kuswinarto mengingatkan, cuaca ekstrim diperkirakan akan terus terjadi di wilayah Kabupaten Empat Lawang, hingga awal Maret 2020. Karena itu pihak BPBD Empat Lawang, mengingatkan agar masyarakat selau waspada terhadap bencana yang diakibatkan cuaca ekstrim tersebut. “Sesuai imbauan pak Bupati, agar masyarakat tetap waspada terhadap segala kemungkinan bencana yang terjadi yang datang secara tiba-tiba. Kami dari BPBD tentu juga siap menanggulangi jika terjadi bencana,” katanya.

Sementara itu, Camat Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Muhibbudin mengatakan, dari data awal yang dikumpulkan pihaknya, baru tiga jembatan gantung di wilayahnya yang rusak akibat dihantam luapan sungai. “Dua jembatan gantung yang rusak berat yakni di Desa Landur dan Batu Cawang. Kalau yang di Desa Manggilan, itu putus total tinggal tiangnya saja,” ujarnya.




Ketiga jembatan tersebut, lanjut Muhibbudin, merupakan penghubung desa ke kawasan Talang (pemukiman dalam perkebunan) besar di wilayah desa masing-masing. Karena itu, keberadaan jembatan tersebut cukup vital bagi warga desa tempatan. “Kejadian ini sudah kita laporkan ke Bupati Empat Lawang. Saat ini saya langsung keliling wilayah kecamatan. Sebab, tidak menutup kemungkinan masih ada jembatan lain yang rusak atau putus total akibat luapan sungai. Untuk sementara, baru tiga jembatan itu saja yang rusak di Pendopo,” jelasnya. (Ac07)

Previous Banjir dan Longsor Landa Warga Lahat
Next Terbesar Sepanjang 2019